Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
MENINGKATNYA kasus anak remaja hamil di luar nikah di berbagai daerah menjadi perhatian semua pihak. Oleh karena itu, edukasi Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) dinilai sangat penting bagi remaja.
Program Manager Right Here Right Now II (RHRN2), Hastin Atas Asih mengatakan ruang lingkup Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi memang luas. Namun sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari remaja.
"Belajar tentang HKSR berarti belajar mengenal diri kita sendiri, kita bicara tenang tubuh kita sendiri, organ reproduksi kita. Apa fungsinya, bagaimana merawat dan menjaganya agar terhindar dari penyakit, kekkerasan dan ekploitasi,” kata Hastin dalam diskusi Rutgers WPF Indonesia dilansir Jumat (25/2).
Dia menjelaskan bahwa membangun relasi sehat dengan teman-teman, keluarga, orang terdekat dan lingkungan sosial. Begitu juga akan belajar akan kebebasan menetukan kapan, dengan siaan akan menikah hingga memiliki anak.
“Juga kebebasan dalam mengekpresikan seksualitas, berkumpul dan berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat, ekonomi dan politik,” ujarnya.
Oleh karena itu, ia mengajak remaja untuk tidak ragu dan malu mencari informasi hingga mengakses layanan kesehatan Reproduksi agar tidak tabu lagi sehingga dapat melindungi diri sendiri.
Kesehatan sekseual dan reproduksi remaja berpengaruh pada kesejateraan fisik dan emosional yakni mencakup kemampuan untuk terhindar dari kehamilan yang tidak diinginkan, kekerasan seksual, pemaksaan, paparan HIV/Aids.
Kedua kemampuan untuk menghormati dan menghragai demi menghindari terjadiya perundungan, hubungan yang tidak sehat, stigma terhadap per bedaan fisik, karakter, dan ekpresi.
Ketiga khususnya bagi anak disabilitas daoat mengontrol kemampuan dorongan seksual pada masa purbetas dan perencanaan keluarga yang lebih sehat.
“Pengabaian HKSR akan berkontribusi pada permasahan kualitas sumberdaya manusia, tingkat pendidikan rendah, kehamilan remaja, stunting, pekerja anak, pedagang anak dan kekerasan pada perempuan dan anak,” ujarnya.
Keputusan yang diambil saat ini tentang pendidikan HKSR akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan nasional. di masa mendatang.
Oleh karena itu, bagaimana peran remaja di dalam HKSR? lanjut Hastin bahwa remaja berperan penting dalam pemenuhan HKSR namun untuk dapat berperan tentunya remaja harus berdaya, memiliki pengetahuan, keterampilan kesadaran akan HKSR.
Diantarnya aktif mengedukasi lingkungan keluarga, masyarakat, lembaga pemerintah agar tercipta lingkungan yang mendukung, aktif berpartisipasi dalam kegiatan di masyarakat pemerintah, sosial politik untuk mengadvokasi hak-haknya dan membangun kesadaran akan pentingnya menghormati dan menghargai keberagaman.
“Menjadi remaja yang aktif produktif, dan terlibat berbagai kegiatan positf, kemudian menjadi motor penggerak, sumber aspirasi dan informasi dalam kajian, riset maupun implementasi program pembangunan,” tegasnya.
Ha kesehatan seksual dan reproduksi adalah hak setiap orang tanpa kecuali yang harus dijunjung tinggi, dihargai, dihormati dantanggung jawab bersama dalam pemenuhannya.
“Mari bangun kesadaran dan bergerak bersama mulai dari diri sendiri untuk generasi yang sehat dan produktif,” tuturnya.
Sementara itu, aktivis Kesehatan Seksual dr Alegra Wolter seks tidak aman menyebabkan disabilitas nomor 2 di negara dngan pendapatan rendah dan nomor 9 di negara maju.
“Intervensinya mudah tetapi memahami kita yang minim, misalnya kurangnya kontrasepsi, jumlah kehamilan tidak diinginkan, remaja perempuan banyak meninggal karena komplikasi hamil tidak diinginkan, bahkan ada infeksi menular setiap hari terus berkembang tanpa deteksi yang baik,” paparnya.
Dia menambahkan pentingnya layanan kesehatan inklusif karena adanya sensitif kultur dan sensitif gender. (OL-13)
Baca Juga: Capaian Vaksinasi Dosis Booster di Padang Panjang Baru 3,41 Persen
Kelompok yang perlu waspada saat berolahraga saat puasa ramadan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid.
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
BGN menegaskan prioritas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yakni memberikan asupan gizi kepada kelompok rentan termasuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sebagai prioritas utama
Laporan terbaru NCHS menunjukkan tren kenaikan kasus sifilis maternal. Kenali risiko, gejala "senyap", dan cara melindungi janin dari infeksi mematikan.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.
KITA semua mengikuti dengan waspada perkembangan eskalasi konflik dan perang di kawasan Timur Tengah.
Kondisi kesehatan Nadiem Makarim menurun akibat reinfeksi bekas operasi. Eks Mendikbudristek ini terancam operasi lagi di tengah sidang korupsi Chromebook.
Penyumbatan jantung atau Penyakit Jantung Koroner (PJK) terjadi akibat penumpukan plak (lemak, kolesterol, dan kalsium) pada arteri koroner.
Meskipun populer dan estetik, bubble tea menyimpan risiko kesehatan serius seperti paparan timbal, gangguan pencernaan, hingga masalah kesehatan mental. Simak faktanya!
Kabar baik! MK putuskan penyakit kronis kini bisa masuk kategori disabilitas. Simak syarat asesmen medis dan prinsip pilihan sukarela dalam Putusan MK No. 130/2025.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved