Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYAKARAT, khususnya kaum perempuan, didorong untuk makin menggalakkan Periksa Payudara Sendiri (Sadari) serta Periksa Payudara Klinis (Sadanis). Hal ini dibutuhkan untuk mencegah munculnya kanker payudara stadium lanjut.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) Linda Agum Gumelar saat memberikan sambutan dalam acara 'Virtual Talkshow Sosialisasi dan Deteksi Dini Kanker Payudara: Peduli Sadari dan Sadanis dan Launching Project ECHO' Selasa (22/2). Menurut Linda, sekitar 70 persen pasien kanker payudara datang berobat ke dokter secara medis sudah dalam stadium lanjut.
"Kami yakin apabila semua orang (khususnya perempuan) secara rutin melakukan Sadari secara kontinu hari ke7–10 dari menstruasi hari pertama dan Sadanis, maka kejadian kanker payudara stadium lanjut dapat dicegah," ujar Linda.
Lebih jauh, Linda mengatakan pihaknya juga menjalin kerja sama dengan dengan sejumlah organisasi, diantaranya BKOW Provinsi Sumatera Utara dan Komunitas Peduli Kanker Payudara Kabupaten Tangerang. Hal itu menunjukkan kepedulian pengurus kepada kesehatan anggotanya sekaligus dukungan terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh komunitas masyarakat.
Dikatakan Linda, dalam rangkaian kegiatan Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day), pada 16 Februari 2022 telah dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara YKPI dengan Komunitas Peduli Kanker Payudara (KPKP) Kabupaten Tangerang untuk secara bersama melaksanakan Pilot Project/ Proyek Percontohan ECHO dengan tema “Penguatan Kemampuan Melaksanakan Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Tenaga Kesehatan, Kader dan Masyarakat Perempuan di Kabupaten Tangerang Melalui Telementoring dan PelatihanT erstruktur”.
"Prinsip dari pilot proyek sesuai acuan dari ECHO (Extension of Community Healthcare Outcomes) adalah mempergunakan teknologi untuk memperkuat sumber daya yang sulit terjangkau melalui fasilitas online, teleconferencing, dan video recordingm," jelasnya.
Ketua KPKP Kabupaten Tangerang, Yuli Zaki Iskandar mengatakan pembekalan dan pengembangan kapasitas kader kesehatan terkait kanker payudara sangat penting untuk memasifkan kampanye Sadari sebagai langkah pencegahan. Sedangkan Ketua BKOW Sumatera Utara, Fahrizar Iskandar Hasibuan menyatakan masyarakat perlu mendapatkan informasi yang komprehensif mengenai kanker payudara, termasuk langkah pencegahan melalui Sadari.
Di sisi lain, dokter onkologi dari RSUD Kabupaten Tangerang, dr Abdul Rachman mengatakan kanker payudara tidak hanya dapat dialami kaum perempuan, tetapi juga pria meski persentasenya kurang dari satu persen. Dijelaskan, pria bisa terkena kanker payudara, karena sama dengan perempuan memiliki puting.
Dikatakan, pengobatan kanker payudara dapat dilakukan secara konvensional dan nonkonvensional. "Namun, yang perlu dilakukan adalah melakukan pengecekan pada payudara itu sendiri. Itu penting agar pasien tidak datang ke layanan kesehatan pada kondisi stadium lanjut," imbuh dia. (RO/OL-15)
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau seluruh perempuan Indonesia berusia di atas 30 tahun untuk memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk cegah kanker payudara.
Insinyur Katie Weimer kembangkan teknologi biotissue cetak 3D untuk rekonstruksi payudara. Solusi alami tanpa risiko implan industri bagi penyintas kanker.
Ketika diuji di laboratorium pada sel kanker payudara, senyawa ini banyak masuk dan terakumulasi di sel kanker payudara yang memiliki reseptor estrogen positif.
Kenali jenis mastektomi, lama pemulihan, serta cara merawat tubuh dan kesehatan mental setelah operasi kanker payudara.
Menurut data World Health Organization (WHO), pada tahun 2012 terdapat sekitar 40 dari 100.000 perempuan di Indonesia yang didiagnosis dengan kanker payudara.
Jika dibandingkan negara-negara di Asia Tenggara maka Indonesia termasuk salah satu negara dengan bertahan hidup pasien kanker payudara yang rendah.
Gapki menggelar pertemuan 140 pemangku kepentingan di Palu untuk mendorong perlindungan pekerja perempuan dan penguatan prinsip kesetaraan gender di sektor sawit.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Forum ini menyoroti kontribusi perempuan dalam mendorong resiliensi di komunitasnya, sekaligus memberikan wadah untuk berdiskusi menggaungkan suara perempuan.
Dampak psikologis pascabencana berpengaruh terhadap proses pemulihan sosial dan ekonomi, terutama di wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi seperti di Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved