Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENANGANAN kasus kekerasan seksual pada perempuan dan anak yang kerap terjadi saat ini banyak terhambat pada persoalan pendampingan untuk para korban. Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indoneisa (KPAI), Retno Listyarti mengatakan fasilitas dan sumber daya manusia untuk pelayanan psikologi di daerah kerap terbatas.
“Kalau di suatu daerah tak ada psikolog, biasanya akan ditangani pekerja sosial dari dinas sosial,” ujarnya saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (30/1)
Menurutnya, saat kasus kekerasan dilaporkan ke kepolisian, maka korban wajib didampingi orangtua dan psikolog. Selanjutnya, psikolog/pekerja sosial akan melalukan asesemen terlebih dahulu pada si korban
Baca juga: BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi 6 Meter di Perairan Indonesia
Baca juga: Raker FKIP se Indonesia di UNS Sepakati Guru Harus Kuat Literasi
“Hasil asesemen akan menunjukkan seberapa pendampingan atau rehabilitasi psikologi akan dilakukan. Kalau kekerasan seksual, biasanya panjang dan lama rehab psikologinya,” jelasnya.
Ia berharap di setiap daerah memiliki rumah aman dan sdm di bidang layanan psikolog, “Ya ada psikolog di semua daerah, sementara psikolog adanya di kota kota,” ungkap Retno.
Terpisah, Pengamat Sosial Rissalwan Habdy Lubis mengatakan, saat ini modus kekerasan seksual semakin meluas dan bervariasi. dirinya menjelaskan, dengan adanya media sosial (medsos) dan interkasi digital tanpa batas, medsos sangat efektif untuk memancing korban kekerasan seksual baru.
“Bahkan menjadi media yang mendorong netizen semakin berani untuk menabrak norma-norma asusila,” ungkapnnya saat dihubungi.
Selain itu dirinya juga menyangkan ketika kasus sudah dibawa ke penegak hukum, kemampuan aparatur penegak hukum yang masih lemah dan masih dibayangi budaya patriarki yang sangat kuat.
“Korban kekerasan seksual yang melapor ke polisi misalnya, masih saja tidak dipahami trauma psikologisnya, meskipun sudah ada unit PPA, tetap saja tidak efektif dalam memberikan layanan pengaduan berperspektif korban traumatik seperti korban kekerasan seksual,” jelas pengamat sosial dari Univeritas Indonesia tersebut. (H-3)
Studi terbaru mengungkap teknik "meta-cognitive doubt". Meragukan pikiran negatif ternyata lebih efektif untuk kembali berkomitmen pada tujuan jangka panjang.
Korps Relawan Bencana di bawah Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), melaksanakan rangkaian Psychosocial Support Program bagi anak-anak yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso.
Dialah Saparinah Sadli, perempuan berusia 99 tahun yang menjadi saksi hidup perjalanan panjang ilmu psikologi dan gerakan perempuan di Indonesia.
Talentlytica bersama Unit Usaha Akademik Unpad akan menggelar Workshop Pauli Reimagined pada 4 Oktober mendatang di Bandung, Jawa Barat
Penggunaan pacar AI di platform seperti Character.AI makin populer, tetapi pakar memperingatkan risikonya.
Cinta bukan hanya soal perasaan, tapi juga ilmiah. Pelajari efek hormon ini saat jatuh cinta dan patah hati.
Kasus pengeroyokan terhadap Agus Saputra, guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, oleh sejumlah siswa yang berujung laporan ke Polda Jambi mendapat perhatian dari KPAI.
Program ini dinilai strategis, namun membutuhkan penguatan tata kelola dan keamanan pangan.
KPAI juga menyoroti tingginya risiko kecelakaan lalu lintas selama periode libur panjang.
Reformasi Polri harus menempatkan perspektif hak anak sebagai prinsip utama, khususnya dalam implementasi UU sistem peradilan anak dan UU TPKS,
Dari usia dini anak diajarkan tentang haknya yaitu sesuatu yang benar, apa miliknya, kepunyaannya, kewenangannya.
kasus bullying di SMPN 19 Tangsel yang memakan korban hingga meninggal, Anggota KPAI Aris Adi Leksono mendorong kerja sama kepolisian dan sekolah agar dapat diusut tuntas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved