Senin 10 Januari 2022, 11:35 WIB

BMPS Minta Guru PPPK Dikembalikan ke Tempat Sekolah Asal

Faustinus Nua | Humaniora
BMPS Minta Guru PPPK Dikembalikan ke Tempat Sekolah Asal

ANTARA /Irfan Anshori
SELEKSI GURU PPPK: Pejabat daerah meninjau ujian seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja khusus guru di Blitar, Jatim

 

KETUA Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Saur Panjaitan meminta agar guru swasta yang lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kembali ditempatkan di sekolah asal. Hal itu guna mengantisipasi kekurangan tenaga pendidik di sekolah swasta yang berkompeten.

“Kami meminta pemerintah menempatkan guru swasta yang lolos seleksi PPPK ditempatkan di sekolah asal, yakni sekolah swasta, bukan sekolah negeri yang menyebabkan sekolah swasta kekurangan tenaga pendidik,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (10/1).

Menurutnya, jika kebijakan itu diterapkan maka tidak akan ada pihak yang dirugikan, karena guru yang lolos PPPK meningkat kesejahterannya. Yayasan penyelenggara juga terbantu untuk meningkatkan mutu sekolahnya dan pemerintah dapat menjadikan guru PPPK tersebut sebagai perpanjangan pemerintah untuk menyukseskan program Merdeka Belajar sebagai guru penggerak.

"Hal itu akan berdampak positif dengan meningkatnya kualitas sekolah swasta dan peserta didik yang merupakan anak bangsa yang dikelola swasta mendapat pendidikan dari guru-guru yang baik,” terangnya.

Saur mengaku prihatin dan kecewa, karena ternyata guru sekolah swasta yang lulus PPPK ditarik dari sekolah swasta dan ditempatkan di sekolah negeri. Kebijakan itu menimbulkan kegaduhan di tengah-tengah masyarakat, khususnya yayasan-yayasan sebagai penyelenggara sekolah swasta.

Dari beberapa daerah juga melaporkan ada sekolah sampai kehilangan belasan guru terbaiknya, misalnya 11 orang guru SMK PGRI 2 Kediri dan masih banyak sekolah swasta lainnya. "BMPS mengalami kerugian, karena kehilangan guru-guru terbaik, potensial, dan tersertifikasi, yang selama ini telah dibina dengan baik oleh yayasan. Untuk mencari penggantinya tidaklah mudah, sehingga dikhawatirkan mengganggu proses belajar mengajar, karena tidak hanya guru, bahkan banyak kepala sekolah yang lolos menjadi PPPK,” paparnya.

Dampak program PPPK tersebut, lanjutnya, merata menyasar sekolah swasta di seluruh Indonesia, tidak hanya di daerah, tetapi juga di wilayah perkotaan.(H-1)

Baca Juga

ANTARA/HO.MCH2022

Calon Haji Bervisa tidak Resmi Dipulangkan ke Indonesia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 03 Juli 2022, 04:15 WIB
Sejumlah jamaah mengaku telah mengeluarkan biaya antara Rp200 juta hingga Rp300 juta agar bisa berangkat haji dengan jalur tanpa antre...
 ANTARA/Maulana Surya

Benarkah Cabut Gigi Atas Bisa Sebabkan Kebutaan?

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:55 WIB
Rumor tersebut juga masih saja menjadi keyakinan bagi sebagian masyarakat, bahkan sering kali dijadikan sebagai salah satu alasan untuk...
Antara

50,8 Juta Masyarakat Sudah Divaksin Booster

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 22:35 WIB
Penyuntikan vaksin dosis kedua juga bertambah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya