Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MEDIA Indonesia lewat wartawan Faustinus Nua mendapat penghargaan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam ajang Anugerah Jurnalis dan Media BRIN 2021, Faustinus menjadi Jurnalis Media Cetak Terbaik ke-3 lewat tulisan yang berjudul 'Yang Instan Bukan Jawaban'.
Dalam tulisan Fokus yang menggali pengalaman dari salah satu periset diaspora di Jepang, ditekankan penting membangun ekosistem riset yang berkelanjutan. Untuk itu diperlukan fokus riset yang dikembangkan secara pertahap mulai dari meyiapkan SDM, infrastruktur hingga memanfaatkan potensi unggulan Indonesia.
Lantas, riset instan tidak pernah menjadi jawaban untuk membentuk ekosistem riset yang benar-benar bermanfaat bagi pembangunan nasional. Lembaga pendanaan riset yang sering meminta output bombastis dalam waktu singkat tidak menjadikan Indonesia tidak memiliki fokus riset jangka panjang.
Baca juga: Kemenag, BKKBN, dan BRIN Perkuat Kerja Sama Cegah Stunting
Seperti halnya Jepang, Korea, AS dan negara maju lainnya, riset yang unggul dibangun dalam waktu yang cukup lama. Memiliki fokus yang jelas dan berbasis pada potensi lokal sehingga menjadikannya berbeda dengan yang lain. Sementara, Indonesia saat ini masih berusaha mengejar ketertinggalan teknologi dan sering mengabaikan potensi lokal seperti biodiversitas yang begitu kaya dan belum tersentuh dunia riset.
Tulisan yang pernah dimuat di halaman Fokus Media Indonesia pada 27 Mei 2021 itu berhasil menempati urutan ketiga setelah menyisihkan ratusan tulisan lain. Di tempat pertama dan kedua diisi oleh jurnalis Kompas dan Jawa Pos.
Kepala BRIN Laksana Tri Handoko menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan kolaborasi jurnalis dan media selama ini. Jurnalis dan media menjadi bagian penting bagi BRIN dalam mendukung berbagai program dan kebijakannya.
Sebagai lembaga baru dan diproyeksikan bisa menjadi tulang punggung pembangunan nasional ke depan, BRIN membutuhkan dukungan. Sektor riset harus kembali pada muruahnya dalam mengangkat nama negara di mata dunia.
“Jurnalis dan media merupakan mitra BRIN dalam menyampaikan informasi terkait riset dan inovasi kepada masyarakat secara luas,” ujarnya saat menyerahkan penghargaan pada Rabu (15/12).
Penghargaan ini merupakan kali pertama diberikan BRIN kepada jurnalis dan media massa sejak terbentuknya lembaga ini yang ditandai dengan dikeluarkannya Perpres Nomor 78 Tahun 2021 pada tanggal 24 Agustus 2021. Dari laporan penyelenggara, lebih dari 300-an tulisan baik cetak maupun online yang diterima panitia selama periode April hingga November 2021. Serangkaian penilaian oleh tim juri dilakukan untuk menentukan para pemenengnya. (H-3)
PENCEMARAN pestisida di Sungai Cisadane dapat ditangani melalui restorasi ekosistem sungai lewat rehabilitasi zona riparian menurut peneliti BRIN
pencemaran Sungai Cisadane oleh pestisida dapat menimbulkan efek kesehatan. Meskipun air permukaan sungai itu bisa tampak jernih kembali, ada ancaman toksititas
Kepala BRIN Arif Satria terjunkan tim ahli untuk teliti dampak 20 ton pestisida di Sungai Cisadane. Warga dilarang gunakan air sungai demi kesehatan.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
Residu kimia yang masuk ke aliran sungai telah memicu kematian massal biota akuatik.
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Laporan terbaru Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) 2025 mengungkapkan penurunan skor menjadi 59,5%, turun sekitar 0,9 hingga 1 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
JURNALIS Metro TV di Bulukumba, Ifa Musdalifah, harus berhadapan dengan ancaman digital usai menjalankan tugasnya meliput demonstrasi di Kantor DPRD Bulukumba, Rabu (4/2).
KETUA Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan peran pers sebagai cermin yang memantulkan realitas yang terjadi di pemerintah maupun masyarakat.
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga merupakan kunci utama agar setiap kasus yang menimpa insan pers dapat diselesaikan secara berkeadilan.
Lilik bercerita, tulisannya mengangkat cerita perjalanan panjang energi. Mulai dari minyak mentah sampai menjadi produk BBM yang ramah lingkungan dan produk gas
WAKIL Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, mengatakan, peningkatan kompetensi jurnalis menjadi hal krusial di tengah gempuran teknologi kecerdasan artifisial (AI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved