Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 10 - 11 Desember 2021.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat - Utara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot.
"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna utara, Selat Sunda bagian selatan, Laut Jawa, dan perairan utara Jayapura," kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal dalam keterangannya, Jumat (10/12).
Baca juga: Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Akan Dukung PTM Efektif di 2022
Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,50 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti Selat Malaka, perairan utara Sabang, perairan barat Aceh - Kep. Mentawai, perairan Enggano - Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatra, Selat Sunda bagian selatan dan barat, perairan selatan Banten - Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Banten - Jawa Barat, Selat Alas - Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan P. Sumbawa - P. Sumba
Perairan selatan P. Sawu, Laut Sawu, Samudra Hindia selatan NTT, Laut Natuna, perairan timur Bintan - Kep. Lingga, perairan utara P. Bangka, Selat Karimata bagian utara, Laut Jawa, perairan utara Jawa Tengah - Kep. Kangean, perairan selatan Kalimantan, Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi, perairan Bitung - Sitaro
Laut Maluku, perairan selatan Sulawesi Utara, perairan barat dan timur Kep. Halmahera, perairan utara Sorong, perairan selatan P. Buru - P. Seram, Laut Banda bagian utara, perairan Kep. Kei - Kep. Aru, perairan Kaimana - Amamapare, Laut Arafuru bagian timur.
Kemudian, gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50 - 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan Indonesia lainnya adalah perairan selatan Jawa Tengah - P. Lombok, Selat Bali - Selat Lombok bagian selatan, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah - NTB, perairan Kep. Anambas - Kep. Natuna, perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, perairan utara Kep. Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Manokwari - Biak, perairan utara Jayapura - Sarmi, Samudra Pasifik utara Hamahera - Papua.
Baca juga: Satgas: Varian Baru Bekal Tangani Covid-19 di Masa Mendatang
"Gelombang yang sangat tinggi kisaran 4,0 - 6,0 meter berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara," sebutnya
Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter).
Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter), Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter), dan kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter).
"Mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya. (H-3)
Tujuh kru KM Ganda Nusantara 17 berhasil dievakuasi dengan bantuan KM Sabuk Nusantara 115 yang melintas di perairan tersebut setelah mengalami insiden di Maluku Utara.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot
BMKG menetapkan status zona merah untuk sejumlah wilayah perairan di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (5/3).
BBMKG Denpasar rilis peringatan dini gelombang 5 meter dan angin kencang 40 knot di Bali akibat bibit siklon 90S. Cek wilayah terdampak di sini.
BMKG pantau 3 bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang picu cuaca ekstrem di Indonesia. Waspada hujan lebat, angin kencang, dan gelombang hingga 4 meter.
BALAI Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III mengeluarkan peringatan dini potensi peningkatan air laut maksimum di sejumlah wilayah pesisir Bali.
Puncak arus mudik 2026 Aceh terjadi hari ini, Rabu (18/3). Puluhan ribu pemudik padati jalur Banda Aceh-Medan demi tradisi Meugang. Simak titik istirahatnya.
ARUS mudik penumpang angkutan umum dari luar daerah mulai terlihat memadati berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Aceh sejak dua hari terakhir.
Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh Safrizal ZA menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Bireuen.
Tidak berlebihanlah kalau mudik ke kampung halaman saat menjelang Lebaran, adalah napak tilas sang penebar cinta dan perjuangan pemburu rindu.
Begitu juga di jalur penyeberangan laut Daratan Aceh-Pulau Simeulue, penyeberangan Singkil-Pulau Banyak dan Banda Aceh-Sabang.
Peresmian 104 unit hunian tetap (huntap) menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam pemulihan wilayah terdampak banjir di Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved