Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PRAKTISI Keperawatan Perinatologi RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo Novardian membagikan sejumlah kiat bagi orangtua untuk menjaga kulit bayi dan anak dari iritasi dan luka.
Perempuan yang akrab disapa Nova itu mengatakan sejumlah permasalahan kulit yang rentan dimiliki bayi dan anak antara lain ruam popok atau iritasi pada kulit bayi di area yang tertutup popok, lalu luka karena gesekan, iritasi dari penggunaan plester, hingga iritasi dari pakaian.
"Itu yang kadang tidak kepikiran sama orangtua. Yang iritasi karena bayi banyak baring, bajunya mungkin tidak menyerap keringat sehingga menyebabkan iritasi, penekanan area tempat tidurnya dari bahan yang buat berkeringat, atau tidur dengan alas dan lama, itu kadang penerapannya tidak dimengerti orangtua," jelas Nova dalam jumpa pers daring, pekan lalu.
Baca juga: Penuhi Imunisasi Dasar Lengkap Anak untuk Cegah Wabah Baru
Lebih lanjut, Nova mengatakan, hal yang perlu diperhatikan orangtua adalah bagaimana pencegahan iritasi dan luka dari awal. Hal ini bisa dilakukan melalui penggunaan perlindungan skin barrier.
"Skin barrier bisa digunakan sebagai pencegahan di awal. Ini harus dikenalkan lebih lanjut. Jangan menunggu setelah jadi parah baru diobati," ujar dia.
Nova melanjutkan, selain melakukan pencegahan dengan skin barrier, orangtua juga bisa menghindari produk dengan pewangi dan alkohol untuk menyembuhkan luka dan iritasi kulit.
"Banyak sekali bahan-bahan yang harus kita hindari untuk mengurangi iritasi pada kulit bayi dan anak; di antaranya adalah pewangi dan alkohol. Alkohol ini keras, namun bisa digunakan berdasarkan konsentrasinya," papar Nova.
Khusus untuk iritasi ruam popok sendiri, Nova mengatakan orangtua dapat mengganti popok si kecil jika terlihat basah atau lembab. Kemudian, orangtua bisa membersihkan kulit bayi dengan tisu basah khusus bayi dan anak yang tanpa pewangi dan alkohol.
Hal lainnya yang perlu dipahami orangtua, adalah memastikan ukuran popok yang digunakan sesuai dengan tubuh buah hati.
"Kalau bayinya prematur, jika orangtua menggunakan popok untuk newborn, maka akan semakin besar karena bisa menutupi tubuhnya. Sesuaikan dengan berat dan ukurannya agar tidak menyebabkan lecet pada kulit," kata Nova.
Selanjutnya, jangan lupa untuk menjaga kelembaban kulit. Baik anak-anak maupun orang dewasa perlu memakai pelembab (lotion). Menurut Nova, kulit kering bisa menyebabkan iritasi.
"Dan jangan lupa proteksi kulit bayi kita dari berbagai risiko penggunaan baju, pampers lewat skin barrier," kata Nova.
"Perlindungan untuk anak-anak dan bayi penting karena kulit ini adalah barrier atau pelindung pertama kita dari hal-hal luar. Kalau kulit tidak diproteksi, anak-anak bisa berisiko akan terinfeksi secara langsung maupun tidak langsung," pungkasnya.
Persepsi ini lahir dari cara pandang lama yang mengabaikan prinsip gizi seimbang. Padahal ukuran kesehatan tidak bisa hanya dilihat dari tampilan fisik semata.
Paparan gawai pada fase krusial pertumbuhan (usia 5 hingga 15 tahun) berisiko memicu gangguan tumbuh kembang yang menetap hingga dewasa.
Skrining pendengaran pada anak sejak dini menjadi kunci vital dalam menjaga kualitas hidup dan fungsi komunikasi buah hati.
Fungsi pendengaran memiliki kaitan erat dengan kemampuan bicara anak.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Fenomena post holiday blues atau penurunan suasana hati merupakan hal yang wajar.
Masakan bersantan masih layak dikonsumsi hingga hari ketiga Lebaran, asalkan teknik penyimpanan dan pemanasannya dilakukan dengan benar.
Di tengah suasana Lebaran, penderita penyakit autoimun perlu memerhatikan kondisi kesehatannya agar terhindar dari kekambuhan atau flare up.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Rasa gatal pada ibu hamil biasanya berpusat di area perut dan payudara.
Faktor pertama yang paling berpengaruh adalah perilaku pengemudi di balik kemudi. Gaya berkendara agresif menjadi musuh utama efisiensi baterai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved