Rabu 27 Oktober 2021, 19:29 WIB

Kemenkes: Berani Mainkan Harga PCR, Operasional Bakal Ditutup

Despian Nurhidayat | Humaniora
Kemenkes: Berani Mainkan Harga PCR, Operasional Bakal Ditutup

Antara
Petugas medis melakukan tes PCR kepada warga di wilayah Jambi.

 

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa penetapan tarif baru tes PCR harus diikuti seluruh rumah sakit dan laboratorium kesehatan. 

Apabila ada oknum yang melanggar, saksi tegas akan diterapkan, yakni menghentikan operasional rumah sakit atau laboratorium. "Kita minta dinas kesehatan kabupaten/kota melakukan pengawasan. Misalnya gagal memaksa mereka mengikuti ketentuan tarif, sanksi terakhir dengan penutupan operasional," ujar Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir dalam konferensi pers virtual, Rabu (27/10).

Diketahui, mulai Rabu (27/10) ini, Kemenkes menetapkan batas maksimal tarif tes PCR untuk persyaratan perjalanan menjadi Rp275 ribu di Jawa dan Bali. Lalu, tarif sebesar Rp300 ribu untuk di wilayah luar Jawa dan Bali.

Baca juga: Ini Alasan Pemerintah Tetapkan Tes PCR Syarat Perjalanan Udara

Ketentuan terbaru sudah tertuang dalam Surat Edaran Ditjen Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/I/2845/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR. Pengawasan terhadap rumah sakit dan laboratorium sudah diserahkan kepada dinas kesehatan tingkat kabupaten/kota. 

Sehingga, dinas kesehatan bisa menjatuhkan teguran secara lisan dan tertulis hingga sanksi penutupan terhadap pelanggar aturan.

"Ini batas tarif tertinggi. Artinya, kita tidak mengizinkan ada harga di atas batas ini, apapun alasannya. Termasuk alasan batas waktu untuk hasil pengeluaran lebih cepat atau tidak. Karena batasnya kita tetapkan maksimal pembacaan hasil 1X24 jam," pungkas Abdul.(OL-11)
 

 

Baca Juga

ANTARA/Foto: Humas UP

Matching Fund 2021, Universitas Pancasila Beri Pelatihan Dua Hari

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Desember 2021, 03:09 WIB
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa bagaimana membuat laporan keuangan dengan sederhana bagi...
DOK MI

Edukasi Literasi Gizi Di Daerah Harus Libatkan Tokoh Masyakarat

👤Widhoroso 🕔Selasa 30 November 2021, 23:50 WIB
Edukasi dan sosialisasi literasi gizi di daerah membutuhkan keterlibatan tokoh...
Dok. Pribadi

KONI-UT Kolaborasi Beri Pendidikan Tinggi bagi Atlet Berprestasi 

👤Mediaindoensia.com 🕔Selasa 30 November 2021, 23:39 WIB
Ojat Darojat, mengatakan kampusnya telah ditunjuk sebagai Ketua Konsorsium Pembelajaran dalam Jaringan Nasional dan menyediakan 100...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya