Rabu 27 Oktober 2021, 18:02 WIB

Ini Alasan Pemerintah Tetapkan Tes PCR Syarat Perjalanan Udara

Despian Nurhidayat | Humaniora
Ini Alasan Pemerintah Tetapkan Tes PCR Syarat Perjalanan Udara

Antara
Petugas kesehatan di bandara melakukan tes PCR kepada calon penumpang pesawat.

 

PEMERINTAH resmi memberlakukan tes PCR sebagai syarat wajib bagi pelaku perjalanan udara. Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa langkah ini diambil dengan mempertimbangkan tingginya jumlah penumpang pesawat udara, serta kapasitas yang sudah mencapai 90%.

"Pelaksanaan physical distancing di atas pesawat sukar dilaksanakan. Untuk menjamin yang melakukan perjalanan itu bersih dan tidak punya potensi penularan, digunakan PCR sebagai persyaratan utama," tutur Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir dalam konferensi pers virtual, Rabu (27/10).

Baca juga: Kemenkes Tetapkan Harga Tes Swab PCR Rp275 Ribu

"Ini tanggung jawab kita semua, bukan cuman pemerintah. Swasta juga perlu menekan penularan (covid-19). Jika tanpa PCR dan lolos bisa naik pesawat terbang, semuanya bisa harus dikarantina," imbuhnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan pemerintah sudah menurunkan tarif tes PCR menjadi Rp275 ribu untuk Jawa dan Bali. Kemudian, tarif sebesar Rp300 ribu untuk wilayah luar Jawa dan Bali.

Menurut Abdul, penurunan harga tes PCR ini juga mengacu hasil investigasi di lapangan. Dalam hal ini, terkait ketersediaan alat tes PCR yang semakin banyak.

Baca juga: Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Nataru

"Jadi tidak ada alasan untuk rumah sakit dan laboratorium kesehatan untuk tidak melakukan pemeriksaan PCR," pungkas dia.

Selain itu, Kemenkes akan menyiapkan 1.000 alat PCR yang disebarkan ke berbagai daerah. Nantinya, alat itu dapat digunakan rumah sakit dan laboratorium kesehatan.

"Kami sedang identifikasi daerah mana saja yang belum ada mesin PCR. Kita nanti koordinasikan dengan pemerintah daerah. Tentunya, kita mendorong penyiapan mesin PCR di daerah tersebut," katanya.(OL-11)

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

TMC Cegah Karhutla Akan Dilaksanakan di Sumatra Selatan dan Jambi Mulai Pekan Depan

👤Atalya Puspa 🕔Selasa 17 Mei 2022, 17:19 WIB
Apabila terjadi karhutla, maka dilakukan penghitungan luas areal terbakar dan emisi karhutla serta penegakan hukum oleh KLHK dan...
MI/Briyanbodo Hendro.

Perlu Gerakan Membenahi Tata Kelola Penanggulangan Penyakit Langka

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 17 Mei 2022, 16:38 WIB
Pemerintah di tingkat pusat dan daerah, tegasnya, harus terus didorong untuk menyediakan akses seluas-luasnya bagi para penyandang...
MI/Faustinus Nua

UTBK-SBMPTN 2022, Peserta Keluhkan Sulitnya Soal Ujian

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 17 Mei 2022, 14:30 WIB
Ada peserta yang mengakui soal ujian tahun ini lebih sulit dari pada tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya