Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA diminta mewaspadai peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 16-17 September 2021. Sebab, gelombang tinggi dikhawatirkan menyebabkan banjir rob.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan banjir rob di beberapa wilayah akan berdampak signifikan di beberapa daerah.
Baca juga: BMKG: Jakarta Siaga Banjir Dalam Seminggu ke Depan
"Jika faktor adalah gelombang tinggi, yang dikhawatirkan adalah banjir rob. Banjir rob biasanya berdampak sangat signifikan bagi beberapa kabupaten atau kota di sepanjang Pantura Jawa," ujar Abdul saat dihubungi, Kamis (16/9).
Adapun sejumlah daerah yang rawan banjir rob, yakni Serang, Karawang, Indramayu, Cirebon, Brebes, Tegal, Batang, Semarang, Demak, Pati, hingga Tuban. Menurutnya, banjir rob pada tahun ini bisa lebih parah, jika dari arah hulu juga ditambah debit sungai yang tinggi akibat hujan.
Lebih lanjut, Abdul mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Terutama nelayan, agar mewaspadai potensi gelombang tinggi dan terus memperhatikan informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Baca juga: Setelah 6 Hari, Banjir di Palangka Raya Akhirnya Surut
"Untuk jangka panjang, Perpres Nomor 51 Tahun 2016 tentang batas sempadan pantai, harus benar-benar bisa terimplementasi di daerah," pungkasnya.
Dengan adanya daerah buffer, kata Abdul, bisa digunakan untuk rehabilitasi ekosistem pesisir, yang sangat bermanfaat untuk mendukung mitigasi bencana berbasis ekosistem.(OL-11)
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Bencana banjir dipicu cuaca ekstrem di Kudus dan Patimeluas, di Kabupaten Kudus merendam 8 desa di 4 kecamatan dan Kabupaten Pati merendam dan 59 desa di 15 kecamatan
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
Hingga Senin (19/1), banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 200 sentimeter.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
BANJIR dan tanah longsor yang terjadi di Desa Tempur, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah memutus akses jalan masyatakat dan merusak rumah warga.
Bahkan banjir merendam sejumlah daerah tersebut, juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti tanggul jebol, jalan l, jembatan hingga sejumlah perkantoran dan sekolah rusak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved