Rabu 28 Juli 2021, 13:05 WIB

BMKG: Gempa Pacitan M5,0 Berdekatan dengan Sumber Gempa Besar 1937

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
BMKG: Gempa Pacitan M5,0 Berdekatan dengan Sumber Gempa Besar 1937

ISTIMEWA
GEMPA: Selatan Jawa Timur kembali diguncang gempa dengan Magnitudo 5,0 pada Selasa (27/7) . Gempa terjadi setelah ada peringatan dari BMKG

 

WILAYAH Selatan Jawa Timur kembali diguncang gempa dengan Magnitudo  5,0 pada Selasa (27/7) pukul 23.21.51 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan episenter terletak pada koordinat 8,98 LS dan 111,43 BT tepatnya di laut pada jarak 94 km arah Selatan Kota Pacitan, Jawa Timur dengan kedalaman 61 km yang diketahui berdekatan dengan sumber gempa besar pada 1937 yang meluluhkantakkan Pulau Jawa.

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan gempa dengan kedalaman menengah ini terjadi akibat adanya deformasi batuan pada slab Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi di selatan Jawa, tepatnya di zona transisi antara zona sumber gempa megathrust dan zona Benioff dengan mekanisme sumber menunjukkan pergerakan naik (thrust fault)

"Guncangan gempa paling kuat dirasakan di Pacitan mencapai skala intensitas III-IV MMI. Di Nganjuk, Karangkates, Blitar, Trenggalek, dan Tulungagung guncangan dirasakan dalam skala intenitas III MMI dimana guncangan dirasakan seperti ada truk berlalu," kata Daryono dalam keterangannya Rabu (28/7).

Sedangkan di Kepanjen, Kendal, Madiun, dan Gunung Kidul guncangan dalam skala intensitas II MMI yang dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Dia menyebut hingga pagi ini belum ada laporan terkait dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh kejadian gempa tersebut dan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. "Hasil monitoring BMKG belum terjadi aktivitas gempa susulan (aftershock)," sebutnya.

Lokasi sumber gempa Pacitan tadi malam sangat menarik karena berdekatan dengan sumber gempa besar yang mengguncang dan merusak Pulau Jawa pada 27 September 1937. Tercatat dalam katalog sejarah gempa Jawa, pada 1937 terjadi gempa besar dengan dampak kerusakan mencapai skala intensitas VII-IX di Yogyajarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah hingga menyebabkan 2.200 rumah roboh dan beberapa orang meninggal.

"Episenter gempa ini terletak di laut pada jarak sekitar 113 km arah Barat Daya Kota Pacitan dengan guncangan terjauh dirasakan hingga Pulau Lombok," pungkasnya. (H-1)

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO.

Lima Langkah Preventif Sebelum Izinkan Anak Jalani PTM

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 September 2021, 00:05 WIB
Dokter Spesialis Anak dr. Natasya Ayu Andamari, SpA memberikan sejumlah kiat tindakan pencegahan yang bisa dilakukan orang tua sebelum...
Antara/Galih Pradipta

Dampak Pandemi, Nadiem: Satu Generasi Kehilangan Hampir Setahun Pembelajaran 

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 28 September 2021, 23:55 WIB
"Anak-anak kemungkinan besar kehilangan antara 0,8-1,2 tahun pembelajaran. Jadi seolah-olah satu generasi kehilangan hampir setahun...
Dok. Pribadi

Tampil di Zakat Innovation Week, Rumah Kutub Paparkan soal Sedekah Minyak Jelantah 

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 September 2021, 23:37 WIB
ERSENYUM adalah singkatan dari Terima Sedekah Minyak Jelantah untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kawin Kontrak Rendahkan Perempuan

 Kawin kontrak masih ditemukan di Kabupaten Cianjur. Usia pernikahan hanya dua bulan dengan uang mahar Rp15 juta

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya