Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Ibas Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren: Santri Harus Kuat Zikir dan Pikir

Rahmatul Fajri
02/3/2026 20:38
Ibas Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren: Santri Harus Kuat Zikir dan Pikir
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono di Pondok Pesantren Al Muqoddasah, Ponorogo, Jawa Timur.(Dok. MPR RI)

WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan peran strategis pondok pesantren sebagai rumah peradaban dan sumber kader pemimpin bangsa. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri agenda buka puasa bersama santri tahfiz di Pondok Pesantren Al Muqoddasah, Ponorogo, Jawa Timur.

Dalam rangkaian reses tahun 2026 bertajuk "Ramadan Religi: Ilmu, Iman, dan Pengabdian" tersebut, Ibas mengingatkan bahwa santri masa kini harus memiliki keseimbangan antara spiritualitas dan penguasaan teknologi.

"Pesantren adalah benteng moral bangsa dan rumah peradaban. Namun, santri hari ini harus kuat, bukan hanya dalam fikih, tetapi juga sains dan teknologi. Bukan hanya dalam zikir, tetapi juga dalam pikir," ujar Ibas, melalui keterangannya, Senin (2/3).

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, mulai dari arus informasi tanpa filter hingga ancaman radikalisme. Menurutnya, dengan jumlah lebih dari 39 ribu pesantren di Indonesia, kekuatan santri sangat besar untuk menjaga persatuan nasional.

Mengutip pesan KH Hasyim Asy’ari, Ibas menekankan bahwa nasionalisme dan agama adalah dua hal yang tidak terpisahkan. "Cinta tanah air adalah bagian dari iman. Menjaga NKRI adalah bagian dari pengabdian," tegasnya.

Ibas berkomitmen mengawal penguatan pesantren melalui dukungan anggaran pendidikan dan pemberdayaan ekonomi. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan bantuan berupa perangkat komputer untuk menunjang pembelajaran digital, serta perlengkapan ibadah seperti Al-Qur’an, sajadah, dan mukena bagi santri berprestasi.

"Kami mendorong kemandirian ekonomi pesantren dan akses pelatihan agar santri mampu menjadi penjaga moral sekaligus motor penggerak ekonomi," tambahnya.
(H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya