Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESTASI membanggakan ditorehkan santri SMA Pesantren Teknologi Majapahit (PTM), Mojokerto, Jawa Timur. Tim Phoevaya santri PTM berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Jatim Youth Codepreneur Challenge (JYCC) 2025, sebuah kompetisi pengembangan aplikasi IT untuk solusi bisnis yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Universitas Surabaya (Ubaya).
Tim Phoevaya terdiri dari Abhinaya Hayuning Gusti Kelas XI SMA Teknologi Majapahit, asal Jember (Project Manager), M. Zaafarani Hamizan Kelas XI SMA Teknologi Majapahit, asal Surabaya (Backend Developer), dan Agha Mahya Dayuga Kelas X SMA Teknologi Majapahit, asal Malang (Frontend Developer & Desainer UI/UX).
Pada tahun ini, JYCC mencatat antusiasme tinggi dengan total 75 tim pendaftar dengan masing-masing tim terdiri dari 5 siswa dari berbagai SMA/SMK di Jawa Timur.
Dari jumlah tersebut, 50 tim melaju ke babak penyisihan. Final JYCC 2025 menghadirkan 15 tim terbaik yang digelar di Gedung Perpustakaan Lantai 5, Kampus Ubaya Tenggilis.
Pada tahap ini Tim Phoevaya menunjukkan performa terbaiknya melalui penilaian Live Coding, Presentasi Sistem, dan Presentasi Coding, sehingga meraih skor tertinggi 603,7.
Tim Phoevaya mengembangkan CalmiBand, sebuah gelang pintar yang dirancang untuk membantu anak autistik dengan memantau tingkat emosi dan stres secara real time.
Inovasi ini menggabungkan teknologi wearable dan pemrosesan data untuk memberikan dukungan responsif yang dapat dimanfaatkan orang tua maupun pendamping anak berkebutuhan khusus.
Solusi ini dinilai memiliki nilai sosial yang kuat serta menunjukkan bagaimana teknologi dapat menjadi alat efektif untuk menjawab tantangan nyata di masyarakat.
"Kami sangat bersyukur santri-santri kami mampu meraih prestasi di level ini. Selain membesarkan hati kami semua, Inovasi dari santri-santri PTM diharapkan bermanfaat buat masyarakat luas," kata Pimpinan Pesantren PTM, K.H. Munif Attamimi, M.A., M.Phil melalui keterangan hari ini.
Kepala Dinas Kominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan serta semangat para peserta.
"Mari kita jaga bersama ruang digital ini, dan mari kita terus saling belajar. Dalam urusan teknologi, yang terbaik bukanlah yang paling canggih, tetapi yang selalu mau belajar,” ujarnya.
Ketua Program Studi Sistem Informasi Ubaya, Dr. Dhiani Tresna Absari, turut memberikan apresiasi kepada para finalis.
“Kalian adalah calon inovator muda dengan talenta digital emas. Ini bukti bahwa umur bukan hambatan bagi Jawa Timur yang tangguh,” tuturnya. Ia menambahkan Ubaya siap memberikan beasiswa hingga 75% bagi para pemenang sebagai bentuk komitmen mencetak generasi digital yang berdampak bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Jatim, Gugi Alifrianto Wicaksono, menegaskan tujuan kegiatan ini untuk memantik kreativitas pemuda.
“Ide-ide kalian sangat luar biasa. Keluarkan kemampuan terbaik sebagai calon inovator digital Jawa Timur,” pesannya.
Keberhasilan Tim Phoevaya tidak hanya membanggakan Pesantren Teknologi Majapahit, tetapi juga membuktikan bahwa santri PTM mampu bersaing di tingkat provinsi dan menghasilkan inovasi berdampak sosial.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus belajar, berkarya, dan membawa manfaat melalui teknologi. (H-2)
Alumni Gontor 2006 menjalankan program Minhat Yatama, yaitu pengumpulan donasi rutin setiap bulan untuk membantu anak-anak yatim dari keluarga teman satu angkatan.
ASOSIASI Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026–2030 di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an
Lembaga pendidikan ini dinilai unggul dalam mengintegrasikan kurikulum modern dan salaf yang relevan dengan perkembangan zaman.
Kemenhut melalui UPT Koordinator Wilayah Aceh terus melakukan percepatan penanganan dampak bencana banjir berupa pembersihan tumpukan kayu dan material
Pesantren dipandang sebagai laboratorium sosial yang efektif dalam menanamkan nilai kebangsaan, etika publik, dan tanggung jawab sosial.
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk menyiapkan fasilitas rumah ibadah dan lembaga pendidikan yang inklusif dan ramah difabel.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Satu hal yang membedakan kompetisi spelling bee tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah pengakuan akademik yang lebih formal.
Siswa yang berhasil melaju ke babak semifinal dan final akan memperoleh sertifikat yang diakui oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Kompetisi Karya Jurnalistik MediaMIND 2025 resmi ditutup setelah proses penjurian final pada Senin (8/12).
Liga Muslim Dunia (Muslim World League/MWL) untuk pertama kalinya menggelar Kompetisi Internasional Hafalan Alquran Albasira bagi penyandang tunanetra.
JSTO berhasil menarik perhatian yang luar biasa, dengan total 3.767 peserta dari 1.904 sekolah di seluruh penjuru Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved