Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menghadirkan Program Pesantren Jalan Cahaya pada Ramadan 1447 H di 20 titik se-Indonesia selama bulan suci. Kegiatan dilaksanakan di 11 provinsi, dengan target sekitar 2.000 peserta dari kalangan anak jalanan, komunitas punk dan preman, penyandang disabilitas, serta komunitas rentan (masyarakat terdampak bencana, pemulung, mualaf, tuna susila, tuna wisma, yatim dhuafa, lansia, keluarga prasejahtera).
Pelaksanaan perdana Pesantren Jalan Cahaya diselenggarakan di Masjid Jami’ Nurul Hidayah, Kampung Sawah, Cilincing, Jakarta Utara. Kegiatan ini juga merupakan pembukaan dimulainya program Pesantren Jalan Cahaya Ramadan di seluruh Indonesia.
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengatakan program ini menjadi bagian dari komitmen Baznas menghadirkan zakat yang berdampak secara spiritual dan sosial, sejalan dengan tagline Ramadan Baznas yakni Zakat Menguatkan Indonesia.
“Ramadan adalah momentum terbaik untuk menguatkan keimanan. Melalui Pesantren Jalan Cahaya, kami ingin memastikan zakat menjadi cahaya perubahan bagi saudara-saudara kita yang selama ini terpinggirkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Sementara itu, Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah Baznas RI, Farid Septian, menjelaskan, program ini memang dirancang untuk menjangkau komunitas yang selama ini minim akses pembinaan keagamaan formal.
“Kami ingin menyasar komunitas-komunitas yang terabaikan dari sentuhan dakwah. Harapannya mereka bisa kembali menemukan cahaya – cahaya zakat dan cahaya ilahiyah – agar semakin dekat kepada Allah SWT,” jelas Farid.
Ia menambahkan, pembinaan selama Ramadan ini akan menjadi pintu masuk untuk program lanjutan melalui pendekatan Zakat Community Development, mencakup pemberdayaan ekonomi dan sosial agar perubahan yang dibangun bersifat berkelanjutan.
Program ini turut menggandeng sejumlah mitra, salah satunya Yayasan Insan Kudama (Kumpulan Da'i Muda) Indonesia. Ketua Yayasan Insan Kudama Indonesia, M. Ali Mahfudz, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut.
“Kami sangat terbantu dengan adanya program ini, khususnya dalam mendampingi masyarakat rentan. Harapannya kolaborasi ini terus berlanjut dan semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” katanya.
Melalui Pesantren Jalan Cahaya, Baznas RI menegaskan komitmennya menghadirkan dakwah yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga zakat menjadi instrumen perubahan bagi masyarakat marjinal di berbagai daerah Indonesia.
KEPALA Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama Thobib Al Asyhar menegaskan, hingga saat ini tidak ada kebijakan penyaluran zakat yang dikaitkan dengan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pesan utama Ramadan yang senantiasa bermuara pada nilai ketakwaan harus dimaknai secara luas.
Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menyampaikan dukungannya untuk memperkuat regulasi Badan Amil Zakat Nasional
Di tengah berbagai tantangan sosial dan krisis kemanusiaan, kolaborasi menjadi kunci agar keberkahan dan kebahagiaan dapat dirasakan lebih luas
Pelaksanaan Tarhib Ramadan di ruang publik seperti Terowongan Kendal bertujuan untuk mendekatkan Baznas dengan masyarakat sekaligus memperluas literasi zakat.
PBNU meluncurkan 41 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) NU yang berpusat di Pondok Pesantren Darul Qur’an Bengkel, Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
PT AXA Mandiri Financial Services menyalurkan lebih dari Rp250 juta surplus underwriting asuransi syariah tahun buku 2024 kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan dengan puluhan pimpinan organisasi Islam dan tokoh pondok pesantren dari berbagai daerah pada hari ini.
Saat bencana terjadi, beberapa ruang kelas hingga masjid digunakan sebagai posko logistik dan lokasi pemulasaraan jenazah korban longsor.
MANTAN Wakil Presiden (Wapres) RI Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma'ruf Amin menekankan peran penting pesantren sebagai 'pabrik kyai' yang menyiapkan dan mencetak santri menjadi kyai serta ulama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved