Jumat 11 Juni 2021, 20:12 WIB

PPN Pendidikan Dinilai Beratkan Lembaga Pendidikan dan Orangtua

Ferdian Ananda Mani | Humaniora
PPN Pendidikan Dinilai Beratkan Lembaga Pendidikan dan Orangtua

Antara/Zabur Karuru
Anggota Komisi X DPR RI Illiza Sa'adudin Djamal

 

RENCANA pemerintah mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada jasa pendidikan atau sekolah lewat revisi Undang-Undang nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) menuai berbagai tanggapan dari berbagai kalangan.

Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PPP, Illiza Sa'aduddin Djamal menyampaikan pihaknya sangat menyayangkan rencana pemerintah yang akan memungut pajak pertambahan nilai (PPN) pada jasa pendidikan, seperti tertuang dalam draf Rancangan Undang-Undang Revisi UU No 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

"Rencana pemerintah ini tentu akan memberatkan lembaga pendidikan swasta seperti Paud, Perguruan Tinggi dan Bimbel dimana lembaga-lembaga tersebut notabene kesulitan dalam pembiayaan pendidikan," kata mantan Wali Kota Banda Aceh dalam keterangannya, Jumat (11/6).

Menurutnya, penerapan PPN di sekolah swasta juga akan memberatkan para orang tua siswa karena akan berdampak pada kenaikan biaya pendidikan di sekolah swasta.

Baca juga : Keselamatan Siswa Jadi Pertimbangan Memulai Sekolah Tatap Muka

"Kami menilai, tindakan pemerintah ini juga akan mematikan lembaga-lembaga pendiddikan swasta. Dengan memberikan PPN akan membuat pendidikan swasta kalah bersaing dan mematikan kreativitas mereka sehingga berdampak pada penurunan kualitas pendidikan lembaga swasta," sebutnya.

Illiza menegaskan, rencana pemerintah itu bertentangan dengan Pasal 31 UUD 1945 ayat (1) Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. Kemudian ayat (2) Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.

"Oleh karena itu, kami meminta kepada pemerintah untuk mengurungkan niat ini, apalagi di tengah masa pandemi covid-19 perekonomian masyrakat sangat memprihatinkan," pungkasnya. (OL-7)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

IPB: Perlu Penyesuaian Regulasi untuk Sukseskan Kampus Merdeka

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 15 Juni 2021, 19:36 WIB
Regulasi dinilai sebagai komponen penting dalam mengatasi berbagai sekat di sektor pendidikan. Mulai dari sekat kelembagaan, regulasi,...
Treehugger

Sarung Bantal juga Pengaruhi Kesehatan Kulit dan Rambut

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 15 Juni 2021, 19:20 WIB
Mulsk hadir sebagai bentuk inovasi dari Juragan 99 Garment yang berangkat dari keinginan untuk fokus pada produk yang berkaitan dengan...
tribecarooftopnyc.com

Menikah saat Pandemi Digemari Karena Dua Alasan Ini

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 15 Juni 2021, 19:00 WIB
Perencanaan pernikahan melalui pemanfaatan teknologi kian digemari, terutama di tengah pandemi, karena dinilai lebih praktis dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pengelola Nakal di Hunian Vertikal

TREN masyarakat tinggal di hunian vertikal terus meningkat dalam lima tahun belakangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya