Kamis 27 Mei 2021, 15:15 WIB

Wamenkes: Puncak kasus Covid-19 usai Lebaran terjadi pada Juni

Humaniora | Humaniora
Wamenkes: Puncak kasus Covid-19 usai Lebaran terjadi pada Juni

ANTARA/M RISYAL HIDAYAT
Sejumlah pasien positif covid-19 berolahraga di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC), Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Rabu (26/5/2021)

 

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengemukakan laju peningkatan kasus covid-19 di Indonesia usai pergerakan penduduk selama libur Lebaran diperkirakan mencapai puncaknya pada pertengahan Juni 2021.

"Secara nasional, tren kasus terkonfirmasi positif covid-19 mulai meningkat sepekan usai Lebaran, walau sejak liburan Natal dan Tahun Baru 2021 sudah mulai melandai, namun ada peningkatan sedikit demi sedikit dalam sepekan usai Lebaran sekitar 32,01 persen pada sepekan terakhir," kata Dante dalam agenda Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Kamis (27/5).

Dante melaporkan jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 dalam sepekan terakhir meningkat sekitar 38,08 persen.

Baca juga: Waspada Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter 27-28 Mei

Pada angka kasus kematian meningkat 2,78 persen, namun masih di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sekitar 2,05 persen. Spesimen yang diperiksa meningkat 89,98 persen. "Namun rawat inap di rumah sakit menurun minus 0,72 persen," kata dia.

Puncak kasus dari mobilitas penduduk selama liburan Lebaran, kata Dante, akan bisa teramati sekitar enam sampai tujuh pekan ke depan yang akan diukur berdasarkan hasil evaluasi analisa data pada pelaksanaan liburan Tahun Baru Islam, Natal dan Tahun Baru 2021 serta agenda liburan lainnya.

"Kalau melihat peningkatan kasus sesuai polanya, akan bisa teramati pada pekan ini mulai tanggal 23 hingga 28 Mei 2021 dan perkiraan enam sampai tujuh pekan itu kira-kira akan mencapai puncak pada pertengahan Juni 2021," ujar Dante.

Kementerian Kesehatan memperkirakan laporan puncak kasus covid-19 usai Lebaran tidak akan setinggi pada agenda liburan sebelumnya.

"Kami ambil ancang-ancang kira-kira 50 persen. Semoga tidak setinggi pada liburan Natal dan Tahun Baru sebelumnya, karena pemerintah sudah melakukan langkah antisipasi," katanya. (Ant/H-3)

Baca Juga

MI/ADI KRISTIADI

Kemendikbud-Ristek Terus Berupaya Atasi Kedaruratan Guru

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 12:57 WIB
Kemendikbud-Ristek memberikan afirmasi 100 persen pada 2 kategori yakni guru honorer yang memiliki sertifikat pendidik dan guru honorer...
ANTARA/Rivan Awal Lingga

Pandemi tidak Surutkan Kerja Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 12:23 WIB
Sebagai nahkoda, Presiden Joko Widodo juga memberi arahan yang jelas dan tegas sebagai bekal menempuh krisis. Gas dan Rem, serta keberanian...
dok.unas

Dies Natalis ke-72 Unas Diisi Orasi Ilmiah Fadli Zon

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 12:12 WIB
SEPANJANG September hingga November 2021, Universitas Nasional menggelar 33 kegiatan akademis dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya