Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJALANKAN ibadah puasa di bulan Ramadan, apalagi di tengah pandemi Covid-19, memerlukan kebugaran tubuh yang prima.
Kita harus cermat dalam mengatur asupan gizi agar tetap seimbang, serta melakukan aktivitas fisik yang terukur dan efektif dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Harapannya setelah Ramadan berlalu tidak hanya jiwa kita yang bersih, badan kita juga lebih bugar dan imun meningkat setelah terbiasa berolahraga.
Agnes Julianto, Founder & Owner sekaligus Trainer dari One Fit Garage memberikan beberapa tips terkait waktu yang tepat dalam berolahraga di bulan puasa.
“Latihan disesuaikan dengan bio ritme tubuh saat puasa. Idealnya saat tepat untuk berolahraga adalah sebelum sahur, sebelum buka dan setelah buka,” ujar Agnes yang berpengalaman di bidang olahraga selama 12 tahun pada keterangan pers, Minggu (11/40
Agnes juga memiliki sertifikasi trainer internasional dari Les Mills (akademi kebugaran berjaringan global dan berpusat di Auckland, Selandia Baru) dan International E-RYT500 dan YACEP (Yoga Alliance Continuing Education Provider) yang dari Rishikesh, India.
Wanita yang kerap disapa Agie ini menjelaskan latihan dengan intensitas ringan seperti melakukan stretching (peregangan) selama 10-15 menit sangat pas dilakukan beberapa saat sebelum sahur.
“Hal ini berguna untuk melancarkan peredaran darah, melenturkan otot, sendi dan akan mempersiapkan metabolisme badan kita untuk aktivitas yang intens di siang harinya,”jelasnya.
Masuk waktu sebelum buka, Agnes menyarankan olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti jogging pendek, yoga atau pilates dan latihan body weight ringan.
Untuk periode malam hari atau setelah berbuka, disarankan jenis latihan dengan intensitas sedang hingga berat, seperti senam cardio, angkat beban, kickboxing, muaythai atau sepeda statis.
Khusus di One Fit Garage, Agnes menawarkan kelas Animal Flow yang cocok dilakukan masyarakat berbagai usia.
Dengan melakukan gerakan yang meniru hewan-hewan seperti kera (ape), kepiting (crab), scorpion (kalajengking), dan lain-lain. Animal Flow dapat meningkatkan fleksibilitas persendian dan daya tahan tubuh selama Ramadan.
“Gerakan ini melatih semua badan kita dengan menggunakan berat badan sendiri. Kita buat fun dan challenging untuk semua orang. Sesuai slogan One Fit Garage, Freedom of Movement. Let’s get moving!” tambah Agnes.
Sesuai namanya, One Fit Garage dimulai dari sebatas iseng-iseng di garasi rumah pada 2020. Jika sebelumnya peserta hanya kerabat dekat, karena tingginya peminat, One Fit Garage sejak Maret 2021 pindah ke ruko North Goldfinch No 18 di kawasan Serpong, Tangerang Selatan.
Lebih banyak dari sebelumnya, di lokasi baru ini jumlah peserta maksimal hingga 8 orang per kelas (offline), dan dengan fee Rp50 ribu untuk 1 sesi (online) hingga banyak paket untuk kelas-kelas dari intensitas ringan–berat.
One Fit Garage juga menyediakan kelas untuk anak-anak usia 5 hingga 12 tahun, yaitu “Yoga for Kids” dan “Make Your Move”. Selain itu, juga ada paket Your Personal Trainer, paket Your Personal Nutritionist dan kelas Private Zumba, Yoga dan bisa juga sewa studio di One Fit Garage.
Di saat pandemi, ia mengaku online class jadi banyak diminati. Agar tetap aman, One Fit juga ketat menerapkan protokol kesehatan. Antara lain menerapkan sistem aplikasi booking untuk kelas, serta melakukan cek suhu dan menyediakan hand sanitizer dan shoe cover.
Pencegahan virus juga dilakukan dengan sterilisasi ruangan dan peralatan sebelum dan sesudah kelas dengan UV light dan disinfectant.
“Ke depannya tidak mustahil One Fit Garage akan dikembangkan di lokasi lainnya, tentu dengan memperhatikan market behaviour dan keberadaan lokasi yang strategis,” jelas Agnes. (RO/OL-09)
Karbohidrat tetap menjadi elemen krusial bagi tubuh sebagai sumber energi utama, terutama saat berolahraga di tengah kondisi berpuasa.
Penambahan fitur di Strava ini merupakan bentuk respons langsung terhadap tingginya minat serta permintaan dari komunitas pengguna terhadap kelima aktivitas fisik tersebut.
Minat masyarakat Bandung terhadap olahraga raket terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Kelompok yang perlu waspada saat berolahraga saat puasa ramadan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid.
Olahraga bisa dilakukan untuk berbagai tujuan, seperti menjaga stamina, membentuk otot, menurunkan berat badan, atau sekadar menjaga kesehatan jantung.
Janice Tjen terhenti di babak ketiga WTA 1000 Dubai Duty Free Tennis Championships setelah kalah 1-6, 3-6 dari unggulan kedua Amanda Anisimova.
Bagi Dian Sastrowardoyo, kedekatan dengan keluarga inti jauh lebih bermakna dibandingkan kemeriahan acara formal di luar rumah.
Dalam Islam, puasa yang wajib dilakukan umat Muslim adalah puasa di bulan Ramadan. Perintah puasa tercantum dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183 yang mewajibkan umat Islam berpuasa
Konsumsi karbohidrat yang tidak terkontrol saat sahur dapat memicu gangguan metabolisme, terutama pada organ pankreas dan ginjal.
Sebagai patokan sederhana, penurunan berat badan yang ideal berkisar antara 0,5–1 kg per minggu, atau tidak lebih dari 4 kg selama satu bulan penuh.
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Secara fisiologis, puasa dapat membantu menyeimbangkan hormon estrogen dan progesteron serta mendukung proses ovulasi yang lebih sehat melalui penurunan resistensi insulin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved