Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah (pemda) untuk sigap dalam menginformasikan cuaca ekstem.
Bahkan, Direktur Jenderal Bina Adwil Kemendagri Safrizal Z.A mengungkapkan sudah berulang kali meminta pemda untuk memantau potensi cuaca ekstrem, sebagaimana informasi dari BMKG.
"Kita telah beberapa kali minta pemda untuk memantau cuaca ekstrem melalui berbagai alat," ujar Safrizal ketika dihubungi, Selasa (6/4).
Baca juga: Jokowi Instruksikan BMKG Gencarkan Informasi Cuaca Ekstrem
Selain memantau cuaca ekstrem dan memberikan informasi mengenai potensi bencana, seperti banjir dan longsor, pemda juga diimbau untuk menyiapkan prosedur peringatan dini (early warning system). Tujuannya agar mitigasi bencana dapat cepat dilakukan.
"Lalu, segera menginformasikan kepada masyarakat. Informasi kepada masyarkat adalah salah satu jenis layanan dasar yang disediakan oleh pemda," pungkas Safrizal.
Baca juga: 10 Tahun Terakhir, Dua Bencana Banjir Besar Melanda NTT
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginstruksikan BMKG untuk menggencarkan penyebaran informasi terkait potensi cuaca ekstrem, terutama akibat Siklon Tropis Seroja. Jokowi, sapaan akrabnya, ingin informasi tersebut diserap secara baik oleh pemda dan masyarakat. Sehingga, berbagai persiapan dan antisipasi bisa dilakukan dengan optimal.
Diketahui, Siklon Tropis Seroja mengakibatkan bencana banjir di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Siklon tropis ini berdampak di delapan wilayah, yakni Kupang, Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao dan Alor.
Bencana tersebut menyebabkan ribuan warga mengungsi dan ratusan orang meninggal dunia. Pun, masih ada puluhan orang yang dilaporkan hilang.(OL-11)
Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri terus memperkuat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatra.
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Persampahan merupakan salah satu tantangan utama dalam pembangunan daerah. Permasalahan ini berdampak luas, mulai dari pencemaran lingkungan, kesehatan, hingga aspek sosial dan ekonomi.
ANGGOTA Komisi II DPR RI, Ahmad Heryawan mendukung Kemendagri mengalokasikan anggaran sebesar Rp59,25 triliun untuk pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Sumatra.
Regulasi yang ditetapkan pada 17 Desember 2025 ini bertujuan untuk memperkuat aspek kelembagaan BPBD di seluruh Indonesia dalam menghadapi ancaman bencana yang kian kompleks.
Pemilu tidak semata-mata soal menang atau kalahnya partai politik, melainkan juga menentukan sistem kehidupan berbangsa, termasuk arah kebijakan ekonomi nasional.
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG memprediksi cuaca Jakarta hari ini 20 Januari 2026 akan diguyur hujan ringan hingga sedang secara merata. Simak detail suhu dan kelembapannya.
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved