Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Selain banjir bandang yang terjadi tahun ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, terdapat dua bencana banjir besar lainnya yang pernah melanda NTT dalam sepuluh tahun terakhir.
"Dalam 10 tahun terakhir, di NTT terdapat dua bencana banjir yang cukup besar. Pertama yaitu 3 November 2010 banjir Kabupaten Timor Tengah Selatan yang mengakibatkan 31 orang meninggal dunia, 7 orang hilang, 27 luka-luka dan 159 rumah rusak," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (6/4).
Baca juga: Perkuat Kelembagaan Baznas, Wapres Buka Rakornas Zakat 2021
Selain itu, bencana banjir besar lainnya terjadi pada 11 april 2011, yakni Banjir Kabupaten Belu yang mengakibatkan 3.277 rumah rusak dan 14 fasilitas umum rusak.
"Untuk itu, momentum ini adalah momen agar kita bisa membangkitkan kesadaran kolektif utuk melakukan langkah mitigasi bencana lebih baik lagi," ungkapnya.
Seperti diketahui, bencana banjir bandang yang melanda NTT sejak Minggu (4/4) disebabkan oleh adanya dua bibit siklon tropis yang dapat berdampak pada cuaca ekstrem. Salah satunya potensi curah hujan lebat dan angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada sepekan ini, 3 – 9 April 2021.
Adapun, hingga pukul 14.00 WIB, BNPB merinci penambahan korban jiwa akibat bencana tersebut, yakni 84 orang meninggal dunia, 103 orang dinyatakan hilang, 123 orang luka-luka, dan 2.683 orang terdampak. Adapun, kerugian materiil yang tercatat hingga saat ini yakni 1.962 rumah mengalami kerusakan sedang hingga berat.
"Untuk korban meninggal yang datanya sudah diupdate hari ini, yakni yang telah ditemukan jenazahnya dan telah diverifikasi. Semua data ini data sangat dinamis dan akan selalu diupdate," pungkas Raditya. (H-3)
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
ANCAMAN longsor dan fenomena tanah bergerak terus menghantui warga Kampung Waso, Desa Golo Rentung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
PEMERINTAH Kota Kupang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
CUACA ekstrem berupa hujan disertai angin kencang terus melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
553 kepala keluarga (KK) di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terdampak banjir menyusul jebolnya tanggul Sungai Citarum
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto, Jawa Tengah masih membatalkan sejumlah perjalanan kereta api (KA).
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menyampaikan permohonan maaf pada pengguna atas gangguan perjalanan kereta wisata yang terdampak bencana banjir di jalur Pantura Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved