Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 4.000 peserta mengikuti kegiatan Innovation School Leaders and Teachers Forum (ISLTF) HAFECS (Highly Functioning Education Consultang Services) ke-29 Special Parenting melalui platform virtual Zoom dan kanal Youtube HAFECS, Sabtu (6/2).
Acara itu menampilkan pembicara yakni Direktur sekaligus Master Trainer HAFECS Dr (Cand) Zulfikar Alimuddin, B.Eng, M.M, serta public figure sekaligus pemerhati anak Shahnaz Haque. Kali ini tema yang diangkat ialah Peran Guru, Sekolah, dan Orang Tua untuk Menciptakan Pendidikan yang Lebih Berkualitas.
Zulfikar menyampaikan posisi Indonesia pada PISA (Programme for International Student Assessment) 2018 meningkat yakni berada di posisi 74 dari 79 negara yang berpartisipasi. Namun, skor Indonesia menurun dibandingkan dengan 2015.
“Yang membuat kita tambah sedih adalah ketika anggaran pendidikan meningkat, ada sertifikasi, ada program PPG (pendidikan profesi guru), kok literasinya tetap rendah, apa yang salah dengan bangsa ini?” ungkap Zulfikar.
Menurut dia, yang terpenting untuk memajukan kualitas pendidikan Indonesia mau tidak mau berkaitan langsung dengan kualitas guru.
"Guru yang profesional ialah guru yang menguasai kualitas pengajaran dan kualitas personal (mindset). Ini harus ditekankan untuk peningkatan mutu pendidikan kita," ujar Zulfikar.
HAFECS, lanjut Zulfikar, juga mengajak para guru agar selalu menjaga profesionalitas dengan me-refresh kembali kualitas pengajaran melalui training khusus dan lebih mendalam.
Di antaranya melalui http://guruinovatif.id, untuk melihat materi-materi kursus yang disajikan HAFECS baik daring maupun luring secara real-time. "Di sana para guru dapat belajar banyak mengenai penguasaan kompetensi guru versi guru inovatif HAFECS," tuturnya.
Di sisi lain, kata dia, orang tua juga berperan dalam menciptakan pendidikan berkualitas. Menurut dia, ada beberapa cara bagi orang tua untuk mengembangkan literasi dan potensi anak.
"Pertama, ialah ajak anak berbicara. Kedua, papar anak dengan berbagai jenis buku. Ketiga, tanamkan pentingnya kerja keras. Keempat, jangan biarkan anak-anak takut gagal. Kelima, jalin komunikasi dan kolaborasi bersama sang guru, dan terakhir tawarkan pengalaman dan kesempatan kepada anak," tutur Zulfikar.
Sementara itu, Shahnaz Haque sebagai pembicara kedua, mengungkapkan menjadi orang tua dan pendidik itu tidak gampang. Perlu penguasaan atau pengendalian diri yang baik. Orang tua juga tidak boleh menjadi toxic parenting, suka melakukan kekerasan kepada anak.
“Tidak semua orang siap menjadi orang tua, kalau kita ingin mencetak anak-anak berprestasi, kita musti setting intentions atau memperbaiki niat, membersihkan hati, meluruskan niat," jelasnya.
"Karena anak yang bersemangat jika pertama dia memiliki orang tua yang mendukung, kedua ada di lingkungan yang tidak beracun (toxic), ketiga dia mesti sehat fisik dan pikirannya,” ungkap Shahnaz.
Menurut Shahnaz, memperbaiki diri adalah kunci agar para orang tua dan guru dapat memberikan pendidikan serta mengayomi anak dengan baik. "Stop kekerasan pada anak,” ujar Shahnaz. (RO/OL-09)
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
KEGELISAHAN guru terhadap kehadiran teknologi di ruang kelas kerap dianggap sebagai gejala baru.
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Saat harga tiket masuk ke museum murah saja, faktanya minat publik untuk wisata edukasi masih rendah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan kementeriannya memberikan bantuan kepada ribuan guru korban bencana Sumatra berupa banjir bandang.
INDONESIA ialah negeri yang tak terpisahkan dari dinamika alamnya.
Keseimbangan antara karier ibu bekerja dan pengasuhan sangat ditentukan oleh seberapa kuat dukungan keluarga.
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus lebih dari sekadar penyediaan kebutuhan material, tetapi juga trauma healing
RIANTI Cartwright memilih merayakan Natal 2025 dengan cara sederhana bersama keluarga di rumah.
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Kristiani memaknai Natal tahun ini sebagai panggilan untuk kembali merawat keluarga
Evaluasi kesehatan harus dilakukan lebih mendalam jika rencana liburan melibatkan orang tua atau lansia.
Zendaya habiskan waktu libur akhir tahun bersama keluarga Tom Holland di London.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved