Rabu 13 Januari 2021, 17:28 WIB

PDIP Klarifikasi Pernyataan Ribka Terkait Penolakan Vaksinasi

Thomas Harming Suwarta | Humaniora
PDIP Klarifikasi Pernyataan Ribka Terkait Penolakan Vaksinasi

ANTARA/Ismar Patrizki
Ribka Ciptaning.

 

SEKRETARIS Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto meminta masyarakat memahami pesan menyeluruh yang disampaikan salah seorang kadernya, Ribka Ciptaning, yang secara tegas menolak vaksinasi covid-19. Sikap Ribka Ciptaning, menurut Hasto, dalam konteks menolak komersialisasi dalam bidang kesehatan dan mendorong pelayanan Kesehatan untuk Semua.

Dijelaskan Hasto bahwa pernyataan Ciptaning yang disampaikan dalam rapat kerja Komisi IX dengan Menteri Kesehatan mengingatkan garis kebijakan politik kesehatan yang seharusnya mengedepankan kepentingan dan keselamatan masyarakat. "Mbak Ribka Ciptaning menegaskan agar negara tidak boleh berbisnis dengan rakyat. Jangan sampai pelayanan kepada rakyat, seperti yang tampak dari pelayanan PCR, di dalam praktik dibeda-bedakan," ujar Hasto dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13/1).

Bagi yang bersedia membayar tinggi, imbuh Hasto, hasil PCR dapat diperoleh cepat. Bagi rakyat kecil sering kali harus menunggu 3 hingga 10 hari, baru hasil PCR keluar. Komersialisasi pelayanan inilah yang dikritik oleh Ribka Ciptaning karena pelayanan kesehatan untuk semua dan harus mengedepankan rasa kemanusiaan dan keadilan.

Dijelaskan Hasto, PDI Perjuangan di dalam upaya mengatasi pandemi covid-19 sejak awal memberikan dukungan atas program pemberian vaksin pemerintahan Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Kesehatan rakyat merupakan salah satu fungsi dasar negara terhadap rakyatnya. PDI Perjuangan memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan Presiden Jokowi.

"Sejak awal kami mengusulkan agar vaksin dapat diberikan secara gratis kepada rakyat. Apa yang dilakukan pemerintah, termasuk vaksinasi perdana hari ini, merupakan bentuk kebijakan mengedepankan keselamatan rakyat, keselamatan bangsa dan negara sebagai skala prioritas tertinggi," katanya.

Terkait vaksinasi, kata Hasto, sikap politik dan program perjuangan partai sangat jelas yaitu vaksin untuk rakyat sangat penting. "Ini sikap partai. Dalam keputusan rapat kerja dengan Menteri Kesehatan tersebut sikap Fraksi PDI Perjuangan DPR juga mendukung. Kritik yang disampaikan agar pelayanan publik tidak dikomersialisasikan adalah bagian dari fungsi DPR di bidang pengawasan," pungkas Hasto. (Uta/OL-14)

Baca Juga

AFP/Al Bello

Enam Obat Gaya Hidup untuk Panjang Umur

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 01:00 WIB
Diet tinggi dengan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan lebih rendah produk hewani dan makanan olahan telah dikaitkan dengan pencegahan...
Antara

GeNose akan Dipakai Deteksi Korona di Transportasi Publik

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 24 Januari 2021, 22:00 WIB
GeNose merupakan alat pendeteksi covid-19 buatan Indonesia, yang diinisiasi oleh tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada...
Ist

480 Paket Bubur Bayi untuk Korban Gempa Sulbar

👤Syarief Oebaidillah 🕔Minggu 24 Januari 2021, 21:12 WIB
Sebanyak 480 paket bubur bayi disalurkan untuk korban gempa bumi di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), sejak Selasa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya