Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Menjelang akhir tahun 2020, Asean Social Security Association (ASSA) memberikan penghargaan bergengsi ASSA Recognition Award kepada BPJS Kesehatan untuk kategori “Continious Improvement Recognition Award”. Penghargaan tersebut dianugerahkan pada BPJS Kesehatan atas inovasinya yang bernama “One Stop Apps: Monitoring of Strategic Cooperation Implementation” alias Aplikasi Monitoring Kerja Sama Strategis (MONIKS).
“Sampai dengan Oktober 2020, BPJS Kesehatan telah menjalin 135 kerja sama dengan berbagai institusi dalam dan luar negeri. Keberadaan aplikasi MONIKS membantu kami memantau hasil kerja sama secara real time dan komprehensif, sehingga sangat berguna dalam menentukan kebijakan. Penghargaan dari ASSA ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi agar pengelolaan Program JKN-KIS berjalan kian optimal,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris dalam keterangan resmi, Rabu (9/12).
Baca juga: PGRI Kota Bogor Minta Guru Divaksinasi sebelum Sekolah Tatap Muka
Dengan aplikasi MONIKS, semua kemitraan strategis BPJS Kesehatan dengan institusi, kementerian, dan lembaga nasional maupun internasional, dapat dipantau secara real time. Kantor Kedeputian Wilayah dan Kantor Cabang BPJS Kesehatan mencatat progress pelaksanaan kerja sama di aplikasi MONIKS secara kontinu, mulai dari jumlah kerja sama, kemajuan implementasi kerja sama, hingga memberikan early warning system masa berakhirnya kerja sama.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Chairman ASSA 2019 – 2020 Omar Mohd Dali kepada BPJS Kesehatan dalam acara 37th ASSA Board Meeting yang digelar National Social Security Fund (NSFF) Kamboja secara virtual.
Selain Indonesia, acara tersebut juga dihadiri oleh negara-negara anggota ASSA lainnya, seperti Brunei, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Adapun dalam ASSA, terdapat 15 lembaga jaminan sosial yang telah bergabung, termasuk BPJS Kesehatan salah satunya.
Sebagai informasi, BPJS Kesehatan juga telah menjalin hubungan kemitraan dengan sejumlah institusi internasional lainnya yang berkaitan dengan jaminan kesehatan sosial, seperti National Health Insurance Service (NHIS) Korea Selatan, Japan International Corporation Agency (JICA), The Health Insurance Review and Assesment Service (HIRA) Korea Selatan, Sosyal Guvenlik Kurumu (SGK) Turki, hingga International Social Security Association (ISSA). (H-3)
Bank Jakarta meraih dua penghargaan atas komitmennya dalam memperkuat tata kelola perusahaan dan menjaga kinerja berkelanjutan.
Peran CFO semakin strategis dalam menjaga stabilitas bisnis sekaligus mengarahkan perusahaan menghadapi tekanan ekonomi, transformasi digital, dan tuntutan keberlanjutan.
Green Building Council Indonesia (GBCI) menyerahkan penghargaan berupa sertifikat dan plakat Greenship Neighborhood versi 1.0 dengan peringkat Gold kepada Royal Botanica Park.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi bagi individu yang memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat fondasi dan mendorong pertumbuhan industri kripto dan Web3 di Indonesia.
Dalam pidato kemenangannya di BAFTA, Robert Aramayo memberikan penghormatan kepada John Davidson, seorang aktivis sindrom Tourette yang menjadi inspirasi di balik pembuatan film I Swear.
Dua program tanggung jawab sosial PT Pertamina EP di Jawa Barat meraih predikat Bronze dalam ajang Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2026.
Kepala BGN Dadan Hindayana berharap penerima manfaat dan pekerja yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat terlindungi dengan BPJS Kesehatan.
Selain jaminan melalui BPJS, Pemprov Kalteng juga menyiapkan jaring pengaman tambahan bagi warga tidak mampu yang belum terdaftar namun mengalami kondisi gawat darurat.
Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menekankan pentingnya sistem jaminan kesehatan nasional.
Mensos Saifullah Yusuf mengatakan peserta PBI BPJS Kesehatan dari 11 juta 896 peserta PBI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan, sudah aktif kembali
SOSIOLOG dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dr. Tantan Hermansah menjelaskan perlunya edukasi agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan bayar iuran untuk peserta BPJS Kesehatan
Mensos Gus Ipul umumkan 869 ribu peserta PBI JKN aktif kembali setelah sempat dinonaktifkan. Simak skema reaktivasi dan syarat kelayakan terbarunya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved