Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

Mudik Tenang, Peserta JKN Bisa Berobat di Seluruh Indonesia Selama Libur Lebaran

Media Indonesia
16/3/2026 17:11
Mudik Tenang, Peserta JKN Bisa Berobat di Seluruh Indonesia Selama Libur Lebaran
Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah(BPJS Kesehatan)

BPJS Kesehatan memastikan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah selama periode libur dan cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah. Berdasarkan prinsip portabilitas, peserta dapat berobat di faskes mana pun di seluruh Indonesia tanpa harus sesuai domisili Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi peserta yang melakukan perjalanan mudik maupun yang berada di kampung halaman selama periode libur Lebaran.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menjelaskan bahwa selama periode tersebut peserta tetap dapat memperoleh layanan kesehatan dengan mengacu pada prinsip portabilitas dalam Program JKN. Melalui prinsip tersebut, peserta dapat mengakses layanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia sesuai dengan prosedur yang berlaku tanpa dibatasi oleh domisili atau daerah asal yang tercantum pada KTP, Minggu (15/3).

“Dengan prinsip portabilitas, peserta yang sedang melakukan perjalanan mudik tetap bisa memperoleh pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia sesuai prosedur yang berlaku. Peserta juga tetap dapat berobat ke Puskesmas, klinik, atau dokter praktik mandiri yang telah menjadi mitra BPJS Kesehatan di luar tempat peserta terdaftar, dengan maksimal tiga kali kunjungan dalam kurun waktu satu bulan. Sementara itu, dalam kondisi kegawatdaruratan medis, peserta dapat langsung mengakses pelayanan di rumah sakit terdekat, termasuk rumah sakit yang belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan," terang Rizzky.

Untuk mendukung kemudahan akses informasi dan layanan administrasi selama libur Lebaran, BPJS Kesehatan juga menyediakan berbagai kanal layanan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Rizzky menjelaskan, peserta dapat mengakses Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 08118165165, maupun Care Center 165 apabila membutuhkan informasi atau mengalami kendala terkait layanan Program JKN.

"BPJS Kesehatan juga menyediakan layanan administrasi secara tatap muka di kantor cabang. Layanan di kantor cabang buka pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat, sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh layanan administrasi secara langsung baik sebelum ataupun setelah periode libur Lebaran," ucap Rizzky.

Selain itu, untuk memberikan dukungan langsung kepada masyarakat selama arus mudik, BPJS Kesehatan juga menghadirkan Posko Mudik BPJS Kesehatan di delapan titik strategis jalur mudik yang beroperasi mulai 13 hingga 18 Maret 2026. Rizzky menerangkan Posko Mudik BPJS Kesehatan tersebar di delapan titik strategis, antara lain di Pelabuhan Merak Banten, Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur, Rest Area Tol 88A Cipularang, Rest Area Tol 166A Cipali, Rest Area Tol 429A Ungaran, Rest Area Tol 519A Masaran, Terminal Purabaya Sidoarjo, serta Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar. 

"Melalui posko tersebut, para pemudik dapat memperoleh informasi seputar Program JKN, konsultasi kesehatan, hingga pemeriksaan kesehatan ringan selama perjalanan mudik," jelas Rizzky.

Rizzky menambahkan, bagi peserta yang mengikuti Program Rujuk Balik (PRB) yang mudik ke luar kota, obat dapat diambil di apotek PRB di daerah tujuan mudik. Sementara itu, bagi peserta dengan penyakit kronis yang membutuhkan pelayanan lanjutan, peserta dapat mengunjungi Puskesmas, klinik, atau dokter praktik mandiri di daerah tujuan mudik untuk kemudian dirujuk ke rumah sakit setempat dan mengambil obat di instalasi farmasi rumah sakit tersebut.

“Yang tidak kalah penting, peserta perlu memastikan status kepesertaan Program JKN tetap aktif dengan membayar iuran secara rutin. Dengan begitu, layanan kesehatan dapat diakses kapan pun dan di mana pun saat dibutuhkan, termasuk saat perjalanan mudik maupun ketika berada di kampung halaman,” kata Rizzky.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi, Umi Sjarqiah, memastikan bahwa fasilitas kesehatan yang dipimpinnya tetap memberikan pelayanan bagi peserta JKN selama periode libur Lebaran. Menurutnya, sejumlah layanan utama tetap beroperasi seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, rawat inap, laboratorium, radiologi, dan farmasi guna memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh layanan kesehatan saat dibutuhkan. 

"Mengingat lokasi rumah sakit kami yang relatif dekat dengan Terminal Pulo Gebang, kami telah menyiapkan penyesuaian pengaturan layanan serta jadwal tenaga kesehatan agar pelayanan tetap berjalan optimal selama masa libur Lebaran. Beberapa layanan poliklinik juga tetap dibuka secara terbatas pada tanggal 18, 23, dan 24 Maret 2026,” jelas Umi.

Ia juga menegaskan bahwa peserta JKN yang berada di luar daerah tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam kondisi gawat darurat, pasien dapat langsung datang ke IGD untuk mendapatkan penanganan tanpa memerlukan rujukan terlebih dahulu.

"Selain kesiapan layanan, kami juga memastikan ketersediaan obat-obatan melalui koordinasi dengan instalasi farmasi rumah sakit serta pengaturan stok obat menjelang periode libur Lebaran. Dengan demikian ketersediaan obat-obatan esensial dapat terpenuhi selama masa libur Lebaran bagi pasien yang memiliki penyakit kronis,” tutup Umi.

(RO/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya