Senin 23 November 2020, 14:10 WIB

Atasi Kekerasan Perempuan, Pemerintah Siapkan Regulasi Khusus

Atalya Puspa | Humaniora
Atasi Kekerasan Perempuan, Pemerintah Siapkan Regulasi Khusus

Antara/Novrian Arbi
Sejumlah warga melakukan aksi protes untuk menghentikan kekerasan perempuan.

 

PEMERINTAH bersama lembaga nonpemerintah fokus membahas penguatan Sistem Peradilan Pidana Terpadu (SPPT) Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan (PKKTP).

Salah satu aspek yang dibutuhkan dalam penguatan SPPT PKKTP ialah regulasi.

"Regulasi ini sangat penting sebagai landasan untuk melakukan koordinasi yang lebih solid. Terutuma dalam membangun keadilan dan akses layanan bagi perempuan korban kekerasan," ujar Asisten Deputi Pemenuhan Hak, Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan Kemenko PMK Roos Diana Iskandar dalam keterangan resmi, Senin (23/11).

Baca juga: Pandemi Covid-19 Ancam Kehidupan Kaum Perempuan

Upaya tersebut, lanjut Roos, merupakan bentuk negara hadir untuk memberikan perlindungan bagi setiap warga negara. Khususnya, perempuan korban kekerasan.

"Kami harapkan KPPPA dapat melakukan konsolidasi internal untuk mengajukan izin prakarsa. Serta, Komnas Perempuan dapat ikut membantu dalam memberikan rekomendasi," papar Roos.

Baca juga: KPAI: Banyak Anak Alami Kekerasan Fisik dan Psikis Saat Pandemi

Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Venetia R. Danes menegaskan perempuan harus memperoleh perlindungan dan akses layanan yang tepat. Apalagi menyangkut kasus kekerasan yang dialami.

Komisioner Komnas Perempuan Theresia Iswarini menyatakan pihaknya telah menyusun pedoman penyelenggaraan SPPT PKKTP.

"Kami sudah menyusun pedoman penyelenggaraan SPPT. Kami menawarkan tusi setiap K/L yang terlibat. Diharapkan membantu KPPPA," tukas Theresia.(OL-11)

 

Baca Juga

AFP/Saudi Ministry of Hajj and Umra

Jemaah Haji Tahun Ini Harus Diprioritaskan Dapat Vaksin Covid-19

👤Siswantini Suryandari 🕔Rabu 20 Januari 2021, 05:57 WIB
Menag meminta jemaah haji tahun 1442H/2021M mendapatkan prioritas vaksinasi Covid-19 agar mereka aman saat masuk Arab...
ANTARA

Menag Harap Pengasuh Ponpes dan Tokoh Agama Prioritas Divaksin

👤Siswantini Suryandari 🕔Rabu 20 Januari 2021, 05:46 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap pengasuh pesantren dan para tokoh agama mendapat prioritas program vaksinasi...
Dok. Pribadi

Perpusnas Kolaborasi dengan Kampus Kembangkan SDM Perpustakaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Januari 2021, 01:30 WIB
Kerja sama tersebut dituangkan dalam perjanjian kerja sama (PKS) antara Perpusnas dengan Politeknik STIA LAN...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya