Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
EKA Hospital melalui PT Pelita Reliance International Hospital, yang merupakan salah satu pilar usaha Sinar Mas, resmi mengoperasikan jaringan rumah sakit keempatnya di kawasan Kota Harapan Indah Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (7/1).
Direktur Utama PT Pelita Reliance International Hospital, Dr. Francinita Nati, MM mengungkapkan bahwa penambahan jaringan rumah sakit di Kota Harapan Bekasi merupakan komitmen Eka Hospital untuk menghadirkan layanan kesehatan berkualitas premium bagi semua lapisan masyarakat yang didukung oleh tenaga dokter dan paramedis berpengalaman, serta pemanfaatan teknologi terkini.
“Kami melihat adanya potensi yang cukup besar untuk secara berkelanjutan mengembangkan fasilitas kesehatan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, mengingat pertumbuhan populasi penduduk saat ini terus meningkat. Terlebih di kawasan berkembang seperti Kota Harapan Indah dan area sekitar Bekasi,” ujar Francinita.
Peresmian dilakukan Menteri Kesehatan (Menkes) Letjen TNI (Purn.) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad. (K) RI, didampingi Managing Director Sinar Mas Saleh Husin, jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Sinar Mas beserta Dewan Komisaris dan Direksi Eka Hospital (Perseroan). Total keseluruhan investasi pembangunan Eka Hospital Kota Harapan Indah Bekasi mencapai sekitar US$40 juta.
Menteri Kesehatan RI Letjen TNI (Purn.) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad. (K) menyatakan bahwa dengan adanya Eka Hospital Kota Harapan Indah Bekasi menambah akses layanan kesehatan di wilayah Bekasi dan sekitarnya.
Menurut Terawan, sungguh hal yang menarik ada hal yang baru yakni artificial intelligence (AI) dalam diagnosa suatu penyakit.
"Karena nomor satu adalah diagnosa dan obat mengikuti diagnosa. Diagnosa sangat vital menunjang perawatan pasien dengan baik," kata Menkes.
Menkes juga berpesan agar rumah sakit selalu melayani para pasien dengan hati. "Maka, tidak akan ada pasien dalam negeri yang berobat keluar negeri jika Rumah Sakit di dalam negeri berkomitmen melayani pasien sepenuh hati," tuturnya.
Mampu menyelenggarakan sistem pelayanan kesehatan secara komprehensif dengan seiring pemanfaatan teknologi menjadi nilai tambah bagi Rumah Sakit. Rumah Sakit juga harus fokus pada orientasi layanan bukan orientasi bisnis. Menkes yakin Rumah Sakit yang melayani dengan hati akan membawa keuntungan yang lebih karena doa orang banyak yang memberikan keuntungan dunia dan akhirat.
Managing Director Sinar Mas Saleh Husin mengapresiasi komitmen Eka Hospital yang terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi.
“Kehadiran Eka Hospital di Bekasi adalah bentuk komitmen swasta mendukung pemerintah meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di Jawa Barat. Sekaligus memperluas jangkauan layanan medik terbaik bagi masyarakat,” ungkap Saleh Husin.
Seperti jaringan Eka Hospital lainnya, Eka Hospital Kota Harapan Indah Bekasi mengimplementasikan pelayanan rumah sakit berbasis digital melalui sistem electronic medical record (EMR) terbaru, yakni SAP Healthcare.
Sistem tersebut memberikan pelayanan yang terintegrasi mulai dari front-end hingga back-end dengan sistem central database.
Penerapan EMR tersebut didukung pula dengan clinical decision support system, yaitu sistem yang secara otomatis memberikan opini dan rekomendasi kepada para dokter dan paramedis berdasarkan jurnal kesehatan terkini, yang juga dilengkapi dengan warning system untuk menjaga keamanan dalam pemberian obat.
Dengan demikian, pasien akan memperoleh manfaat kesehatan yang lebih besar dari segi keamanan, kecepatan, ketepatan, bahkan efisiensi biaya pengobatan.
Selain itu, untuk memberikan pelayanan yang aman dan nyaman bagi pasien, Eka Hospital Kota Harapan Indah Bekasi mengusung tiga keunikan layanan.
“Pertama, konsep one patient one room yang berlaku pada semua kelas kamar perawatan, dengan tujuan memberikan kenyamanan dan mengurangi risiko infeksi terhadap pasien," jelas drg. Rina Setiawati, Direktur Eka Hospital Kota Harapan Indah Bekasi.
Rina menjelaskan kedua, full time doctors, sehingga dapat lebih fokus melayani pasien dan meningkatkan respons terhadap kasus emergensi.
Ketiga, sistem electronic medical record yang terintegrasi secara online, baik antar unit maupun antar rumah sakit, yang dapat memudahkan pasien berobat di jaringan Eka Hospital manapun. (OL-09)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Menjelang Ramadan, kegiatan bersih-bersih masjid mulai marak dilakukan warga untuk menyiapkan tempat ibadah yang lebih higienis dan nyaman.
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksin campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyayangkan influencer Ruce Nuenda yang keluyuran atau beraktivitas di ruang publik saat sakit campak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved