Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

UBSI Bersama Kemenpar Gelar Pelatihan Masyarakat Desa Wisata

Mediaindonesia.com
24/7/2019 10:53
UBSI Bersama Kemenpar Gelar Pelatihan Masyarakat Desa Wisata
Pelatihan masyarakat desa wisata yang digelar USBI dan Kemenpar.(Istimewa/USBI)

Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengadakan pelatihan masyarakat desa wisata dengan mengusung tema ‘Kegiatan Pengembangan Desa Wisata Melalui Pendampingan Dalam Rangka Fasilitasi Pelatihan Masyarakat Desa Wisata’ yang diikuti puluhan masyarakat yang terdiri dari tokoh masyarakat, anggota Karang Taruna, Ibu-ibu PKK, dan Kelompok Sadar Wisata  (Pokdarwis).

Kegiatan pelatihan tersebut diselenggarakan di Saung Gabus, Gabus Rawa, Desa Srijaya, Tambun Utara, Bekasi, Kamis (18/7). Kegiatan tersebut dibuka dengan sambutan dari perwakilan Desa Srijaya, tokoh dan budayanan Drahim Sada.

Dalam sambutannya, Drahim Sada menyampaikan, bahwa masyarakat Desa Srijaya menyambut baik dan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan Desa Wisata di Desa Srijaya.

“Peran Perguruan Tinggi dalam pengembangan Desa Wisata sebagai bagian dari pemenuhan tugas dan tanggung jawab sebagai akademisi yaitu Tridharma Perguruan Tinggi khususnya bidang Pengabdian Masyarakat, dengan melibatkan dosen dan mahasiswa untuk mendukung pengembangan Desa Wisata,” kata Suparman selaku Kepala Bidang Penjamin Mutu UBSI..

Selanjutnya, saat memberi sambutan, Dra. Ambarukmi, Kepala Bidang Pengembangan Masyarakat Deputi Pengembangan SDM dan Hubungan Antar Lembaga Kemenpar, mengungkapkan dalam mengenai kesadaran warga yang ada di Desa Srijaya untuk secara bersama-sama saling mendukung untuk menjadikan Desa Srijaya sebagai Desa Wisata.

“Sebuah Desa Wisata dapat mengembangkan dari aspek potensi alam, aspek budaya, dan aspek usaha kreatif lainnya, untuk Desa Srijaya dapat mengembangkan kelompok sadar wisata (Kopdarwis), Asosiasi Gabus Pucung dan Pengembangan Wisata Budaya yang ada di Desa Srijaya,” ujar Ambarukmi.

Dalam pelatihan pengembangan Desa Wisata ini, beberapa materi seperti sadar wisata dan sapta pesona disampaikan oleh Taufik Baidawi, Wisata Kuliner oleh Titik Misriati, serta materi tentang Pramu Wisata yang disampaikan Eka Dyah Styainingsih yang masing-masing merupakan dosen di UBSI.

“Kegiatan ini diharapkan dapat berlangsung secara berkesinambungan dengan melibatkan dosen, mahasiswa dan kerja sama dari Kemenpar RI serta dukungan dari seluruh warga dan pemangku kepentingan yang ada di Desa Srijaya, Bekasi,” ungkap Suparman. (OL-09)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Deri Dahuri
Berita Lainnya