Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

Ada Lagu Cicak-Cicak di Dinding di Film Ghost in the Cell

Basuki Eka Purnama
24/2/2026 10:56
Ada Lagu Cicak-Cicak di Dinding di Film Ghost in the Cell
Cuplikan adegan dari film Ghost in the Cell(imdb)

SUTRADARA Joko Anwar kembali membawa gebrakan dalam film horor-komedi terbarunya, Ghost in the Cell

Dalam cuplikan (trailer) resmi yang baru saja dirilis, penonton dikejutkan dengan penggunaan lagu anak-anak klasik ciptaan AT Mahmud, Cicak-Cicak di Dinding, yang diaransemen untuk membangun atmosfer mencekam.

Joko menjelaskan bahwa pemilihan lagu tersebut bukanlah sekadar pemanis, melainkan cerminan perilaku entitas hantu di dalam film. 

"Cicak-Cicak di Dinding dipilih karena kelakuan dari hantunya itu seperti cicak di dinding. Sesuai dengan lirik (lagu Cicak-Cicak di Dinding)," ujar Joko saat konferensi pers peluncuran trailer Ghost in the Cell di kawasan Setiabudi, Jakarta, Senin (23/2).

Dalam suasana yang lebih santai, Joko sempat berseloroh bahwa lagu tersebut juga menjadi solusi kreatif karena tidak adanya lagu populer mengenai tokek, karakter sentral yang menjadi bagian penting dalam narasi film ini.

"Cicak itu kayak versi kecil dari tokek. Karena di film kita ada Tokek, kalau lagunya Tokek-Tokek di Dinding, enggak ada lagunya," tambahnya.

Karakter Tokek sendiri diperankan oleh aktor dan komedian Aming Sugandhi. Tokek digambarkan sebagai salah satu narapidana di penjara fiktif bernama Labuan Angsana yang memiliki relasi kuasa korup sekaligus menjadi sosok yang menebar teror.

Kehadiran Aming merupakan bagian dari 23 karakter utama yang memiliki peran vital dalam membangun alur cerita. Joko menegaskan bahwa setiap pemain dalam film ini memiliki fungsi yang tidak tergantikan. 

"Kalau misalnya ada satu karakter yang dikeluarkan dari filmnya, ceritanya enggak jalan. Jadi mereka semua... semuanya ada fungsinya, semuanya ada fungsinya, gitu," tegasnya.

Meskipun cuplikan film ke-12 karya Joko Anwar bersama Come And See Pictures ini menampilkan elemen visual yang kuat dan memancing perbandingan dengan serial populer Squid Game, Joko memastikan bahwa karya terbarunya memiliki identitas yang berbeda.

"Di sini hantunya punya karakter yang benaran hantu gitu. Bukan cuma elemen-elemen horor dari film kita. Tapi dia punya karakter, punya tujuan, gitu," jelasnya menutup pembicaraan.

Perpaduan antara kengerian di balik jeruji besi, karakter yang kompleks, dan sentuhan lagu anak-anak yang ikonik diharapkan mampu memikat penonton. 

Aksi Aming dan jajaran pemain lainnya dapat disaksikan saat Ghost in the Cell tayang serentak di bioskop mulai 16 April 2026 mendatang. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya