Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
SUTRADARA Indonesia, Joko Anwar, kembali mencatatkan prestasi di panggung internasional. Karya terbaru garapannya, yang bertajuk Ghost in the Cell mendapat sambutan antusias dari publik dalam penayangan perdana di ajang Berlin International Film Festival (Berlinale) 2026.
Selama festival yang berlangsung dari 13 hingga 22 Februari 2026 tersebut, film ini dijadwalkan naik layar sebanyak empat kali.
Berdasarkan siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (17/2), seluruh tiket penayangan film tersebut dilaporkan terjual habis (sold out).
Antusiasme penonton di Berlin terlihat sangat dinamis. Ruang pemutaran film dipenuhi dengan reaksi yang beragam, mulai dari tawa lepas, teriakan histeris, hingga tepuk tangan meriah.
Hal ini menunjukkan bahwa elemen horor supranatural yang dipadukan dengan komedi satir dalam film tersebut berhasil menyentuh emosi penonton mancanegara.
Dalam Ghost in the Cell, Joko Anwar tidak sekadar menyajikan ketakutan visual. Ia mengeksplorasi elemen horor supranatural untuk menghadirkan tontonan yang menghibur sekaligus menggugah kesadaran.
"Kami ingin bikin film yang benar-benar menghibur. Tapi, ketika film selesai akan ada pemikiran yang nempel di kepala mereka tentang situasi hidup di Indonesia," ungkap Joko Anwar, yang bertindak sebagai penulis skenario sekaligus sutradara.
"Ini adalah film kami yang paling menghibur saat ini, tapi juga reflektif," tambahnya.
Senada dengan Joko, produser Tia Hasibuan menyampaikan bahwa meskipun cerita film ini merefleksikan dinamika sosial yang terjadi di Indonesia, pesan yang dibawa ternyata bersifat universal.
"Namun, saat melihat respons penonton dari luar Indonesia di Berlinale, ternyata horor komedi satir ini juga bisa relate dengan mereka," tutur Tia.
Ia pun berharap kesuksesan di Berlin ini menjadi modal positif saat film tersebut menyapa penonton di tanah air.
"Semoga sambutan positif ini berlanjut saat filmnya tayang di Indonesia pada 16 April 2026," tegasnya
Ghost in the Cell menjadi pembuktian konsistensi Joko Anwar setelah tahun 2025 yang gemilang.
Akhir tahun lalu, ia dianugerahi tanda kehormatan Chevalier de l'Ordre des Arts et des Lettres dari Pemerintah Prancis atas kontribusinya di bidang kebudayaan.
Sebelumnya, film besutannya yang berjudul Pengepungan di Bukit Duri juga sukses besar dengan memborong lima Piala Citra dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2025 serta meraih tiga penghargaan dalam Festival Film Pilihan Tempo.
Melalui Ghost in the Cell, Joko Anwar sekali lagi mempertegas posisinya sebagai salah satu sineas Asia yang mampu mengemas isu lokal ke dalam bahasa sinematik global. (Ant/Z-1)
Na Willa bukan sekadar tontonan, melainkan undangan untuk merasakan kembali dunia yang dibangun dengan keberanian anak-anak.
Messi Gusti mengungkapkan perbedaan signifikan saat syuting menggunakan teknologi extended reality (XR) dibandingkan dengan metode motion capture biasa di film Pelangi di Mars.
Diadaptasi dari manga karya Tatsuki Fujimoto, layar lebar dari anime Chainsaw Man akan membawa babak baru yang lebih brutal dan emosional bagi perjalanan hidup sang tokoh utama, Denji.
Ada lima karakter robot utama yang akan menjadi pusat perhatian dalam film Pelangi di Mars.
Deddy Mizwar menjelaskan bahwa film Rumjah Tanpa Cahaya merupakan sebuah refleksi tentang kehilangan.
FILM karya Joko Anwar, Ghost in the Cell mendapat sambutan yang meriah saat penayangan perdana (world premiere) di Berlin International Film Festival (Berlinale) 2026.
Aming diperkenalkan sebagai pemeran karakter bernama Tokek, seorang narapidana dengan latar belakang yang kompleks.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Joko Anwar mendapatkan pengakuan artistik dan komersial untuk film-filmnya dalam kurun 20 tahun berkarya, bukan hanya di Indonesia, namun juga berbagai belahan dunia.
SUTRADARA Joko Anwar bersiap comeback dalam film baru berjudul Ghost in The Cell, ini menjadi film ke-12 yang ditulis dan disutradarai Joko Anwar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved