Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MOMEN kumpul keluarga saat perayaan Lebaran sering kali menjadi ajang silaturahmi yang dinanti. Namun, tradisi ini kerap diwarnai dengan pertanyaan-pertanyaan personal yang justru menimbulkan beban batin bagi sebagian orang.
Menanggapi hal tersebut, aktris sekaligus seniman Ayu Laksmi mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih kreatif dalam menjalin komunikasi dengan kerabat.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/2), Ayu Laksmi menekankan pentingnya mengubah pola pikir dalam bertanya saat bertemu keluarga besar.
Ia menyarankan agar masyarakat mulai meninggalkan pertanyaan mengenai pencapaian hidup, seperti status pernikahan maupun finansial.
"Jadi kira-kira supaya bangsa dan negara ini, anak-anak muda baik juga orang-orang tua sama-sama untuk kreatif kira-kira pertanyaan yang belum pernah ditanyakan sebelumnya selain kapan nikah atau berapa gajinya sekarang, kapan naik. Itu sudah mungkin harus tidak dipertanyakan lagi," ujar pemeran tokoh Tante Yeni dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti tersebut.
Ayu menambahkan bahwa masyarakat sebenarnya memiliki waktu yang cukup panjang sebelum momentum Lebaran tiba untuk mempersiapkan topik pembicaraan yang lebih segar dan bermakna.
Menurutnya, menyiapkan pertanyaan yang belum pernah ditanyakan sebelumnya dapat membangun suasana kekeluargaan yang lebih positif tanpa menyinggung ranah privasi.
Senada dengan Ayu, aktris muda Adzana Ashel yang turut membintangi film tersebut, berbagi pandangannya mengenai tekanan yang sering dihadapi anggota keluarga yang lebih muda.
Ia mengungkapkan bahwa selain status pernikahan, komentar mengenai fisik seringkali menjadi bahan "serangan" dalam obrolan keluarga.
"Yang diserang itu kalau nggak kapan nikah ya ke fisik. Jadi kayak kamu gendutan ya, gini kurus. Kamu kapan nikah, kamu calonnya mau apa dokter? Tentara gitu kan," ungkap Adzana.
Fenomena tekanan sosial dari keluarga besar ini pula yang diangkat dalam film terbaru mereka, Tunggu Aku Sukses Nanti.
Film ini menyoroti konflik batin yang dialami oleh tokoh Arga (diperankan oleh Ardit Erwandha) dalam upaya meraih impian di tengah campur tangan keluarga yang cukup dominan.
Selain dibintangi oleh Ayu Laksmi dan Adzana Ashel, film ini juga menghadirkan sederet nama besar seperti Niniek L. Karim, Lulu Tobing, Ariyo Wahab, Sarah Sechan, Jamie Aditya, hingga penyanyi Afgansyah Reza.
Melalui karya ini, para pemeran berharap pesan untuk lebih menghargai proses dan privasi setiap individu dapat tersampaikan dengan baik kepada penonton. (Ant/Z-1)
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Mengisi suara karakter robot bernama Batik, Bimo tidak hanya sekadar memberikan vokal mekanis, melainkan menghadirkan sosok pelindung yang terinspirasi dari realitas kehidupan keluarga.
Pendampingan orangtua selama film berlangsung sangatlah krusial untuk memberikan pemahaman yang tepat kepada anak.
Menyaksikan tontonan yang tidak sesuai klasifikasi usia merupakan ancaman nyata bagi tumbuh kembang anak.
Film yang disutradarai oleh Naya Anindita ini menjadi salah satu tontonan yang paling dinanti pada tahun 2026, terutama karena keterlibatan eks member JKT48, Adzana Ashel
Film Tunggu Aku Sukses Nanti membawa premis yang cukup menarik dan spesifik tentang perkumpulan keluarga besar pada saat Lebaran.
Diperankan oleh Sarah Sechan, Tante Yuli dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti menjadi salah satu karakter yang meninggalkan impresi kuat semenjak muncul dalam cuplikan film tersebut.
Dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti, Ardit Erwandha berhasil mendapatkan peran utama sebagai Arga, sosok anak laki-laki yang kerap dibandingkan dengan sepupu-sepupunya.
Berbeda dari tema film keluarga lainnya, Rapi Film menghadirkan Tunggu Aku Sukses Nanti yang membawa tema besar pada kumpul keluarga saat Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved