Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Bryan Domani mengaku menurunkan berat badan sebanyak sekitar enam hingga tujuh kilogram untuk film terbaru yang dibintanginya, Tak Ingin Usai di Sini.
Dalam film tersebut, Bryan memerankan karakter bernama K yang sedang mengidap penyakit serius.
"Turun berat badan sekitar enam sampai tujuh kilo, soalnya sebelumnya aku main salah satu film lumayan gembul. Terus akhirnya menguruskan badan aku," kata Bryan, dikutip Senin (2/6).
Ia mengaku mengalami penurunan berat badan selama proses syuting salah satunya karena terhanyut dalam kedalaman emosional karakter dalam film tersebut.
"Kebawa sama ceritanya, aku juga pas selama syuting jadi kayak aduh malas makan soal sangat depressing. Tim wardrobe sangat cinta sama aku karena setiap 2 hari 3 hari celananya harus dikecilin," ujarnya.
Bryan mengatakan beban emosional yang mendalam dari karakter K selama selama proses syuting berlangsung lumayan memberi pengaruh ke dirinya yang membuat tidak nafsu untuk makan.
Menurutnya, karakter K menyimpan emosi sedih dan beban berat yang tertahan dari awal hingga akhir.
"Dan itu capek banget. Pada hari-hari terakhir ada beberapa momen yang tiba-tiba aku nangis enggak tau kenapa. Emang yang di alami K itu,
siapapun yang mainnya pasti bakal yang merasa punya empati yang tinggi, merasa kayak duh ini kasihan banget sih," ungkap Bryan.
Film Tak Ingin Usai di Sini mengisahkan hubungan sahabat lama antara Cream (Vanesha Prescilla) dan K (Bryan Domani) yang telah berteman sejak SMA, tumbuh bersama dan diam-diam saling jatuh cinta.
Namun, di balik kedekatan itu, K menyimpan rahasia bahwa dirinya mengidap penyakit keras dan diam-diam menyiapkan perpisahannya dengan memilih sosok yang bisa membahagiakan Cream.
Film ini disutradarai Robert Ronny dan juga dibintangi oleh Vanesha Prescilla, Davina Karamoy, Rayn Wijaya, Indian Akbar, Asha Assuncao, Jinan Safa, Anya Zen, Tanta Ginting, Rossa, dan Rukman Rosadi.
Tak Ingin Usai di Sini diproduksi oleh Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment, dengan dukungan dari Netzme, KMIF, dan Legacy Pictures.
Film Tak Ingin Usai di Sini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 5 Juni 2025. (Ant/Z-1)
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Aktor pemenang Piala Emmy, Timothy Busfield, 68, telah menjalani persidangan perdana setelah menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Albuquerque, New Mexico.
Nopek Novian mengaku melakukan riset mendalam dengan mengamati berbagai referensi aktor yang pernah memerankan tokoh serupa, salah satunya adalah budayawan senior Sujiwo Tejo.
Menurut Oki Rengga, keberanian untuk mencoba genre yang berbeda merupakan upayanya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas akting di industri film tanah air.
Keberhasilan Oki Rengga dalam membawakan dialek Jawa tanpa jejak dialek Sumatra di film Sebelum Dijemput Nenek mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.
Melampaui sekadar akting di depan kamera, para aktor seperti Sri Isworowati, Dodit Mulyanto, hingga Oki Rengga harus menghadapi tantangan fisik dan emosional yang cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved