Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS muda Tissa Biani memerankan karakter dengan gangguan mental dalam film Mungkin Kita Perlu Waktu yang disutradarai Teddy Soeriaatmadja dengan pendalaman peran yang serius.
Tissa, dalam konferensi pers, Selasa (6/5), mengaku sampai mempersiapkan diri dengan riset peran yang komprehensif.
"Aku sampai melakukan riset peran mandiri dengan mewawancarai orang-orang untuk mendapatkan cara pandang karakter dengan mental health, mencari berbagai referensi bacaan terkait kesehatan mental, serta berdiskusi intens dengan sutradara untuk memahami visi karakter
secara utuh," kata Tissa.
Tidak hanya itu, Tissa juga mencari wawasan langsung dari psikolog profesional. Langkah itu diambil untuk memastikan penggambaran karakternya tidak hanya akurat, tetapi juga penuh empati.
"Memerankan seseorang yang memiliki kondisi kesehatan mental itu nggak mudah," ujar Tissa.
"Sebisa mungkin aku ingin merepresentasikan mereka dengan baik namun tetap apa adanya. Paham kesulitan mereka, paham cara mereka membawa diri di depan orang," lanjutnya.
Lebih lanjut, Tissa juga menjelaskan detail latihannya dalam menghidupkan karakter Aleiqa, yang digambarkan memiliki perubahan mood yang signifikan.
"Aku latihan gestur, cara melihat, sampai cara bicara orang seperti Aleiqa yang mood-nya naik turun," ungkapnya.
Cerita film yang ditulis selama tiga bulan oleh Teddy Soeriaatmadja itu akan mengangkat kesadaran tentang isu mental health yang masih
rendah di masyarakat.
Film yang berlatar di Jakarta tahun 2024 itu juga menampilkan lima tahap berduka (five stages of grief) yang ditunjukkan melalui karakter yang akan diperankan dua aktor-aktris muda, Bima Azriel (pemeran Ombak Kurniawan) dan Tissa Biani (pemeran Aleiqa), serta karakter yang lainnya diperankan Sha Ine Febriyanti (pemeran Kasih Kurniawan) dan Lukman Sardi (pemeran Restu Kurniawan).
Lima tahap berduka tersebut antara lain, dari penyangkalan (denial), kemarahan (anger), tawar-menawar (bargaining), depresi (depression), hingga sampai kepada penerimaan (acceptance).
Tahapan tersebut menggambarkan proses emosional yang dialami seseorang saat menghadapi trauma atau kehilangan besar.
Dengan menyoroti beragam perspektif setiap karakter dalam menghadapi duka, film ini menyampaikan pesan bahwa setiap individu memiliki cara unik dalam mengatasi luka dan perasaannya.
Diselingi konflik-konflik yang sering terjadi dalam rumah tangga dan pergaulan sehari-hari, diiringi alunan musik Waking Up Together with You dari Ardhito Pramono serta Tak Terima dari Sheila Dara Aisha dan Donne Maula, perjalanan keluarga Ombak dalam menghadapi kedukaan mereka dalam film Mungkin Kita Perlu Waktu siap menghibur seluruh penonton bioskop Indonesia mulai 15 Mei 2025. (Ant/Z-1)
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Aktris berbakat asal Australia, Yerin Ha, kini tengah menjadi sorotan global berkat perannya yang fenomenal dalam serial populer Netflix, Bridgerton Musim 4.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Bagi Dian Sastrowardoyo, kedekatan dengan keluarga inti jauh lebih bermakna dibandingkan kemeriahan acara formal di luar rumah.
Pengalaman bertaruh nyawa tersebut terjadi saat Luna Maya melakoni adegan di sebuah sungai yang memiliki arus cukup deras di kawasan Pangandaran, Jawa Barat.
Laura Moane mengungkapkan bahwa keputusannya untuk mengambil peran di serial A dan Z: InsyaAllah Cinta didasari oleh ketertarikannya pada alur cerita yang ditawarkan.
Istilah "makan terakhir" biasanya merujuk pada hidangan pamungkas yang diinginkan seseorang sebelum menutup usia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved