Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Aurel Hermansyah mengalami kenaikan berat badan sampai 87 kilogram (kg) sejak hamil anak keduanya, Azura Humaira Nur Atta. Namun, melalui proses diet selama berbulan-bulan, istri Atta Halilintar itu berhasil menurunkan berat badan hingga 37 kg dan berat badannya saat ini menjadi 50 kg.
Seperti Aurel Hermansyah yang menjalani diet sehat, seperti apa proses diet sehat yang bisa menurunkan berat badan? Yuk, simak penjelasannya.
Ahli Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM), Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih mengungkapkan diet yang tepat dan aman bisa dilakukan dengan mengatur pola makan yang tetap memperhatikan prinsip gizi seimbang.
Apabila kamu membatasi jumlah konsumsi makanan, kamu harus tetap mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan gizi yang diperlukan tubuh, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, sayur dan buah sebagai sumber vitamin dan mineral untuk tubuh.
Mirza menyampaikan 5 hal penting yang perlu dilakukan saat menjalani diet yang sehat, sebagai berikut, seperti dilansir dari situs UGM.
Saat diet, kamu perlu menjalani olahraga. Sebab, diet yang disertai dengan olahraga akan membantu proses membakar kalori dalam tubuh.
“Olahraga yang dilakukan mengacu pada prinsip FITT yakni frekuensi, intensitas, tipe, dan durasi. Pastikan setidaknya olahraga dilakukan 3 kali seminggu, dengan intensitas dan durasi yang disesuaikan dengan kondisi tubuh serta memilih jenis olahraga yang sesuai dengan kondisi kita,” jelasnya.
Langkah selanjutnya ialah membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak. Perlu diketahui, rekomendasi batasan asupan gula, garam, dan lemak per hari berdasarkan dari Kementerian Kesehatan RI ialah 4 sendok makan gula, 1 sendok teh garam, dan 5 sendok makan lemak.
Langkah selanjutnya ialah meningkatkan asupan buah dan sayur. Ketika kamu diet, kamu akan mengontrol asupan kalori dari sumber karbohidrat. Untuk menutupi kekurangan kalori tersebut, kamu perlu meningkatkan konsumsi sayur dan buah. Sehingga akan membantu badan tetap bugar dan optimal beraktivitas.
Membatasi asupan karbohidrat juga penting. Masing-masing orang berbeda-beda untuk kebutuhan karbohidratnya karena tergantung pada jenis kelamin, usia, tinggi dan berat badan, dan tingkat aktivitas. Namun, umumnya, anjuran konsumsi karbohidrat orang dewasa sekitar 300 gram per hari.
Kamu bisa melakukan puasa. Sebab puasa bisa membantu menurunkan berat badan, lantaran frekuensi makan menjadi lebih sedikit. Diet berpuasa tersebut dikenal dengan istilah intermittent fasting. Ketika menjalani intermittent fasting, kamu bisa mengurangi asupan kalori pada hari-hari tertentu.
“Ada yang puasa setiap 3 hari sekali per minggu, 2 hari sekali perminggu, dan selang seling sehari puasa sehari tidak,” pungkas Mirza. (H-3)
POLISI menyebut masih terus memeriksa lima publik figur yang sempat terseret dalam kasus dugaan investasi bodong robot trading Net89. Kelimanya berstatus saksi.
God Slave dari Atta Halilintar mengisahkan perjalanan hidup seseorang yang menemukan kedamaian batin setelah berserah diri kepada Tuhan.
Kepolisian masih menindaklanjuti laporan Youtuber, Atta Halilintar, akan akun TikTok berinisial WO ke pihak kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik.
Lirik Lagu Ashiap menceritakan tentang perubahan seorang yang bekerja keras dari titik nol sampai mencapai sukses namun masih harus bekerja kerja keras.
Lirik lagu Torang Indonesia dibuka dengan penghormatan kepada daerah-daerah di Maluku Utara seperti, Jailolo, Bacan, Ternate, dan Tidore, meminta berkat Tuhan untuk negeri ini.
Tingginya angka obesitas menjadi salah satu alasan utama masyarakat menjadikan diet sebagai resolusi tahunan.
Carnivore diet diklaim mampu menurunkan berat badan dengan cepat karena tinggi protein dan lemak. Namun, diet ini minim serat dan berisiko bagi kesehatan jantung jika dilakukan jangka panjang.
Kesalahan dalam menerapkan pola diet untuk menurunkan berat badan bisa menyebabkan tubuh terasa lemas karena kekurangan asupan gizi dan cairan.
Tim peneliti dari Cornell Food and Brand Lab menemukan berat badan sebagian besar orang relatif stabil selama musim panas. Tetapi mulai meningkat ketika liburan akhir tahun.
Karbohidrat tetap dibutuhkan tubuh terutama dalam memasok energi ke otak.
Banyak orang yang tengah berdiet memilih menghindari karbohidrat demi menurunkan berat badan lebih cepat. Padahal, langkah ekstrem ini justru bisa berdampak buruk bagi tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved