Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan penulis lagu Radhini merilis single terbaru bertajuk Apa Kabar. yang mengajak pendengarnya untuk mengambil jarak dari kesibukan dan meluangkan waktu untuk berdialog dengan diri sendiri.
Apa Kabar lahir dari keresahan Radhini tentang hal yang mengganjal dalam hidupnya beberapa tahun terakhir. Rutinitas, tanggung jawab keluarga, dan pekerjaan yang menyita waktu kian membuatnya terasing pada diri sendiri.
"Selama beberapa tahun belakangan ini, aku merasa kayak ada something missing gitu. Ada puzzle yang hilang beberapa tahun terakhir di hidup aku. Ternyata itu adalah musik. Puzzle yang hilang itu musik. Ketika kembali bermusik, muncul kembali spark-spark dalam hidup aku," kata Radhini dalam keterangan resmi, Minggu (26/1).
Lagu Apa Kabar merefleksikan realita kehidupan terkadang membawa seseorang semakin jauh dari diri sendiri dan tak mengenal lagi kesenangan-kesenangan kecil yang membuat hati terasa penuh.
Tetapi, bukan berarti renjana itu selamanya pergi. Terkadang, hanya perlu berhenti sejenak dari rutinitas dan menyapa diri.
Apa Kabar menjadi penanda kembalinya Radhini ke industri musik setelah terakhir kali melepas Lelah pada 2018.
Lagu Apa Kabar ditulis Radhini pada 2020 dan benar-benar selesai pada 2024. Proses produksinya melibatkan tim produser S/EEK yang terdiri dari Marco Steffiano, Kitut Sinjingo, Josh Kunze, dan Jessilardus Mates. Radhini juga menggandeng Barsena sebagai pengarah vokal.
Tidak hanya sebagai penanda comeback, Apa Kabar juga menjadi pembuka menuju album mini Radhini yang akan dirilis tahun ini.
"Pada bagian reff aku menulis lirik, "Tak sempatkah kau tanya hati nurani, apa kabar hari ini, lelahkah dirimu merindu, menunggu." Sebenarnya aku ingin mengatakan kalau kita cuma butuh bertanya ke diri sendiri, 'Apa kabar?' terkadang itu yang kita lupa. Aku yakin banget semua orang pasti ada fase lupa bertanya, 'Apa kabar?' ke diri sendiri," papar Radhini.
Dari segi aransemen, track berdurasi 3 menit 11 detik itu memperdengarkan nuansa pop R&B dengan karakter soul yang dalam.
S/EEK sebagai tim produser meramu mid-tempo yang bertumpu pada kekuatan bass, rhythm, dan vokal Radhini yang penuh emosi menjadi anthem laid-back groove.
"Aku enggak ada ambisi-ambisinya dengan kembalinya aku ke industri musik setelah enam tahun. Aku benar-benar cuma ingin banget mengeluarkan karya. Pengin kembali menjadi Radhini yang juga seorang singer-songwriter. Itu menjadi cara menemukan diri aku lagi dan mudah-mudahan bisa membantu orang banyak juga," ungkap Radhini.
Apa Kabar dapat didengar di semua platform streaming musik digital mulai 24 Januari 2025. Single ini juga akan tersedia dalam versi video lirik yang diunggah ke kanal YouTube Radhini Aprilya. (Ant/Z-1)
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved