Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP musik folk asal Indonesia, Daun Jatuh, kembali menyapa pendengar dengan karya terbaru bertajuk Diam Seribu Diam. Dalam single tersebut, duo yang digawangi Verrel dan Timothy tersebut menggandeng penyanyi folk asal Malaysia, Syiqin Azln, untuk sebuah kolaborasi emosional lintas negara.
Lagu Diam Seribu Diam membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan. Bukan karena adanya pertikaian hebat atau kebencian, lagu ini justru menyoroti bagaimana cinta bisa perlahan runtuh akibat komunikasi yang tersumbat.
Dua orang yang sebenarnya masih saling peduli terjebak dalam kebisuan panjang hingga kehilangan percikan asmara mereka.
Menurut Daun Jatuh, lagu ini adalah representasi dari cinta yang tidak lagi diperjuangkan lewat kata-kata.
"Bukan karena benci, tapi karena terlalu lama memilih diam," ungkap mereka.
Senada dengan hal tersebut, Syiqin Azln menilai lagu ini menggambarkan kebimbangan ketika dua pihak sudah sama-sama lelah, namun masih menyimpan bayang-bayang satu sama lain.
Lahirnya kolaborasi ini terbilang unik dan tidak direncanakan. Berawal dari kunjungan liburan Syiqin Azln ke Jakarta, ia kemudian dipertemukan dengan Daun Jatuh melalui seorang teman.
Pertemuan singkat itu ternyata memicu kecocokan instan; mereka langsung berbincang dan mulai menyiapkan materi lagu di hari yang sama.
Meski terpisah jarak antara Indonesia dan Malaysia, proses pengerjaan tetap berjalan mengalir. Sebagian besar tahap kreatif dilakukan melalui pertemuan daring (online meeting).
Bagi Syiqin, ini merupakan pengalaman perdana menulis lagu sepenuhnya secara virtual, namun chemistry yang kuat membuat tantangan teknis tersebut tidak terasa berarti.
Inspirasi lagu ini pun muncul secara natural dari sebuah obrolan sederhana tentang dinginnya sebuah hubungan.
Syiqin menambahkan bahwa penulisan lirik dilakukan pada suatu sore di halaman rumah, menciptakan suasana hati yang selaras dengan tema lagu yang reflektif.
Melalui karya ini, Daun Jatuh dan Syiqin Azln ingin mengingatkan para pendengar agar tidak berlarut-larut dalam diam. Mereka menekankan bahwa jika rasa sayang itu masih ada, komunikasi harus tetap menjadi prioritas utama.
Diam Seribu Diam diharapkan dapat menjadi jembatan karier yang lebih luas bagi keduanya. Sementara Daun Jatuh terus memperkuat eksistensinya setelah sukses dengan Resah Jadi Luka dan berbagai nominasi AMI Awards, Syiqin Azln berharap kolaborasi ini menjadi pembuka jalan untuk bisa tampil menyapa pendengar secara langsung di panggung Indonesia maupun Malaysia.
Single Diam Seribu Diam kini sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital, siap menemani siapa saja yang sedang berjuang di tengah kesunyian hubungan. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved