Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP musik pop folk Daun Jatuh merilis single baru berjudul Semoga Masih Ada Waktu sebagai cerita penuh harapan tentang seseorang yang menginginkan kembali bersama dengan dia yang pernah hadir di masa lalu.
"Sambil membayangkan indahnya menjadi bagian dalam ceritanya, ia bertanya dalam diam, 'Tuhan, apakah masih ada waktu untukku dan dirinya'," kata vokalis Daun Jatuh Vereel Alvirizky atau yang akrab disapa El menjelaskan sudut pandang tokoh utama dalam lagu baru mereka, lewat keterangan pers, dikutip Selasa (6/8).
Lagu baru ini menghadirkan kembali ciri khas Daun Jatuh yaitu lirik puitis dan bernuasa sendu dikemas dalam durasi 3 menit 56 detik.
Baca juga : Daun Jatuh Ungkap Rasa Penyesalan di Single Kini
Lirik lagu Semoga Masih Ada Waktu ditulis El dan rekannya di Daun Jatuh, Timothy Gunung Tua, dan dibantu oleh Giant Prayash Trinada.
Untuk melengkapi produksi Semoga Masih Ada Waktu, Daun Jatuh dibantu oleh Vinson Vivaldi, yang mengisi posisi produser, dan pengarah vokal lagi-lagi mereka mempercayakannya pada Kamga Mo.
"Tidak hanya jadi vocal director tapi kak Kamga juga membantu lagu ini sebagai backing vocal. Kami senang dan bangga sekali beliau mau terlibat banyak di karya ini," kata El dan Timothy.
Baca juga : Sabrina Eben Rilis Lagu Ciptaaan Mediang Kakeknya, Ayah
Selain mengurus bagian audionya, El dan Timothy juga terlibat langsung untuk pembuatan visualizer resmi dari lagu ini dengan El mengambil peran sebagai pengarah visual dan Timothy sang gitaris mengambil bagian sebagai produser.
Mereka berharap karya terbaru mereka bisa diterima dengan hangat oleh semua penggemarnya dan mengatakan, "Harapannya, lagu ini bisa menjadi teman bagi mereka yang sedang merindukan seseorang yang spesial. Semoga lagu ini bisa menginspirasi banyak orang untuk terus berharap dan tidak pernah menyerah pada cinta."
Membahas rencana ke depan Daun Jatuh, Timothy kemudian membagikan sedikit bocoran setelah merilis Semoga Masih Ada Waktu, band asal
Tangerang ini bakal menghadirkan mini album.
"Semoga Masih Ada Waktu adalah lagu kedua di project Daun Jatuh kali ini dan akan dilanjutkan dengan lagu-lagu lainnya di bulan-bulan berikutnya. Belum tahu tanggal pastinya, tapi yang bisa kami kasih tau Daun Jatuh akan merilis EP ke-3 bersama Warner Music Indonesia di
tahun ini,"kata Timothy.
Karya terbaru Daun Jatuh, yang bertajuk Semoga Masih Ada Waktu sudah bisa dinikmati di seluruh digital streaming platform di Indonesia dan
official visualizer-nya dapat ditonton di kanal YouTube Daun Jatuh. (Ant/Z-1)
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved