Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI indie berdarah Korea Selatan, Peach Luffe merilis EP terbarunya berjudul Back to Me. Proyek EP ini merupakan bentuk visi dari pria bernama asli Jong Lee itu, yang lahir dan tumbuh besar di Seoul dengan musik klasik dan kini telah menjadi seorang penulis lagu yang berbasis di Toronto, Kanada.
EP ini sepenuhnya ditulis, digarap, dan juga dimastering oleh Jong dengan bantuan para personel band Peach Luffe, Michael Friedman, Henry Stein, dan Yifan Wu.
EP terbaru ini mengikuti single sebelumnya, When You Hold Me, yang menangkap rasa ketidakpastian dalam sebuah hubungan percintaan melalui pertanyaan-pertanyaan pada bagian liriknya.
Single utama pada perilisan EP kali ini adalah sebuah berjudul What's On Your Mind, yang mengeksplorasi pentingnya untuk saling jujur dengan perasaan satu sama lain ketika menjalani sebuah hubungan percintaan.
Melalui potongan lirik "You're begging them to speak their mind. Curse you out. Why let you off so easily?" Jong menggarisbawahi inti dari lagu tersebut.
Dengan latar belakangnya mengetahui musik klasik, keahlian Peach Luffe terhadap biola langsung membuatnya menonjol, dan membuka banyak kesempatan untuk Jong menciptakan komposisi musik pop yang dreamy miliknya ke wilayah yang sepenuhnya imersif.
Untuk proyek terbarunya, ia menggunakan keahliannya untuk memberikan pendengarnya ke sebuah pengalaman nostalgia yang bisa membawa mereka ke masa kecilnya dengan pemilihan suara yang ia pilih pada lagu-lagunya.
"Biola adalah cheat codeku," jelas Jong, yang selalu mengutamakan elemen instrumen tersebut pada lagu-lagunya.
"Aku hanya ingin membuat musik yang bisa dinikmati orang—orang secara multi-dimensional, dan di satu sisi aku juga ingin sekali membantu mereka menemukan kembali hal-hal yang mereka nikmati saat masih kecil," lanjutnya.
Dikenal dengan keahliannya dalam memadukan dream-pop dengan musik indie korea, Jong mengandalkan latar belakang pengetahuan musik klasiknya untuk membangun soundscape yang pada akhirnya berhasil memikat pendengar musiknya.
Peach Luffe dimulai sebagai proyek solo yang lahir dari kamar tidur Jong selama masa pandemi dan secara perlahan berkembang menjadi sebuah proyek musik yang kini dibawakan dalam format full band dengan beberapa rekan kolaborator.
Kini menjadi seorang penulis lagu yang serius, Peach Luffe merilis EP pertamanya Shimmer pada 2020, lalu album perdananya pada 2022 berjudul Everything is Peachy hingga merilis 5 EP lainya dalam kurun waktu kurang dari empat tahun, termasuk Honey.
Beberapa single terakhirnya yang akan hadir pada EP mendatangnya telah mendapat banyak dukungan dari para tastemakers di kawasan Asia seperti Bandwagon, sampai dimasukkan ke dalam playlist Indie Shuffle dan juga ORG. milik Spotify Asia.
Spotify juga memilih Peach Luffe sebagai salah satu musisi yang ditampilkan pada billboard perayaan Asian Heritage Month di Dundas Square pada Mei 2023 tahun lalu dan untuk kedua kalinya kembali ditampilkan Maret lalu bersamaan dengan perilisan EP kelimanya Honey.
Seiring dengan fenomena musik dari luar Korea Selatan semakin populer di beberapa tahun terakhir ini, Peach Luffe siap untuk melanjutkan perjalanannya sebagai salah musisi yang memprioritaskan keanekaragaman.
Single miliknya yang berjudul Shimmer juga telah tampil di banyak iklan-iklan Korea, sekaligus juga digunakan pada film Swearing Jar di 2022 lalu.
"Sejak kecil aku sering mendengarkan musik indie Korea, dan kini aku sangat senang melihat genre ini semakin populer, aku selalu penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya."
Meski tinggal di belahan Bumi yang berbeda, Indonesia, Filipina, dan Malaysia, memasuki daftar Top 10 streaming market teratas Peach Luffe di seluruh dunia. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Sebagai pembuka dari edisi deluxe ini, Laufey telah merilis single terbaru berjudul How I Get.
Peluncuran lagu Çike Çike dari Bebe Rexha menyusul pengumuman album keempat sekaligus album visual pertama dalam katalog musik Bebe yang dijadwalkan rilis pada 12 Juni 2026 mendatang.
Album Hilary Duff yang berisi 11 lagu ini diproduseri oleh sang suami, peraih penghargaan Grammy Matthew Koma, bersama dengan Brian Phillips.
Dirilis tepat pada 13 Februari 2026, EP Left Me Lost dari Reconcile hadir sebagai narasi sunyi yang mengeksplorasi kedalaman rasa kehilangan dan kebingungan personal.
Sebagian warganet menilai judul dan lirik lagu Cita-citaku (Ga Jadi Polisi) dari Gandhi Sehat mengandung unsur kritik atau sindiran terhadap institusi tertentu.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved