Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
FIKRI Sya, pendatang baru dalam dunia musik, dengan mengucap syukur kepada Allah SWT mempersembahkan single perdananya yang berjudul Bunga Cempaka.
Fikri Sya tidak memiliki latar belakang formal di bidang musik dan bahkan tidak benar-benar bisa bermain alat musik. Namun, keterbatasan tersebut justru menjadi kekuatan unik dalam proses kreatifnya.
Bunga Cempaka adalah lagu yang digambarkan Fikri Sya sebagai anugerah dari Tuhan. Ia menciptakan musik ini dengan mengimajinasi suara-suara di dalam benaknya. Proses ini mencerminkan pendekatan yang sangat personal dan intuitif.
"Saya merasa lagu ini adalah hadiah dari Tuhan. Saya hanya mengikuti suara-suara yang ada di kepala saya dan menuliskannya menjadi musik," ujar Fikri Sya.
Bunga Cempaka menghadirkan nuansa musik city pop dengan sentuhan funk dan electronic, namun tetap fokus pada melodi vokal yang familiar dan lirik yang sederhana.
Lagu ini menjadi pengalaman mendalam, menceritakan tentang seseorang yang berharap agar sosok dari masa lalu dapat kembali hadir dalam hidupnya.
"Seseorang yang diharapkan tersebut ibarat bunga cempaka, bunga yang tumbuh subur di pemakaman—terlalu indah untuk kisah nestapa. Artinya, dalam kacamata saya dia adalah sosok yang begitu indah, valuable, baik dari nilai maupun kepribadiannya, sehingga tidak seharusnya berada dalam kisah yang nestapa, She truly deserves a lot of happiness," jelas Fikri Sya.
Lagu ini sepenuhnya ditulis dan diproduksi Fikri Sya, dengan kolaborasi dari musisi berbakat. Bagian gitar diisi Fiqih M Ilmi, sementara proses mixing dan mastering dikerjakan bersama Aditya Putra, sahabat audio yang turut membantu menyempurnakan karya ini dan Fikri Sya.
Fikri Sya memberikan apresiasi khusus kepada Sodik Wardoyo, yang memberikan masukan hingga lagu ini bisa terealisasikan.
Tidak lupa, juga kepada Aulia Rahman ilustrator yang membuat art single untuk lagu ini, dan adik saya sendiri Lailatusya sebagai content idea untuk kebutuhan promosi.
Bunga Cempaka hadir sebagai karya yang sederhana namun penuh makna. Proses kreatif yang unik serta dedikasi besar dari Fikri Sya dan timnya menjadikan lagu ini sebagai bukti bahwa musik tidak mengenal batas.
"Saya ingin lagu ini menjadi inspirasi bagi semua orang bahwa selama kita bisa berimajinasi, tidak ada yang mustahil untuk diwujudkan," tambah Fikri Sya.
Single Bunga Cempaka kini tersedia di semua platform musik digital. (Z-1)
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Angel Lelga mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat kembali bahwa hanya kepada Allah tempat terbaik untuk berserah diri.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved