Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Blake Lively mengajukan pengaduan hukum terhadap sutradara dan juga lawan mainnya pada film It Ends With Us, Justin Baldoni. Istri dari Ryan Reynolds itu menuntut Baldoni atas tuduhan pelecehan seksual dan dengan upaya terkoordinasi menghancurkan reputasinya.
Dikutip dari Variety, dalam laporannya Lively menuduh Baldoni berusaha melancarkan kampanye kotor terhadapnya selama proses syuting. Lively mengeluh Baldoni telah membahas berat badannya dengan pelatihnya, mendesaknya untuk mengungkapkan keyakinan agamanya, dan membicarakan kehidupan seksnya dengan cara yang tidak pantas.
Lively juga mengungkap bahwa Jamey Heath, salah satu produser film dan CEO Wayfarer Studios, menunjukkan kepada Lively sebuah video istrinya yang sedang telanjang dan melahirkan. Lively juga menuduh bahwa Baldoni dan Heath memasuki ruang tata riasnya tanpa meminta izin terlebih dahulu, di mana saat itu Lively sedang menyusui bayinya.
"Kekhawatiran yang (Lively) sampaikan bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk pemeran dan kru wanita lainnya, yang beberapa di antaranya juga telah angkat bicara," tertulis dalam laporan, dikutip dari Variety.
Dalam sebuah pernyataan kepada The New York Times, Lively berkata, "Saya berharap tindakan hukum saya membantu mengungkap taktik pembalasan yang jahat ini untuk menyakiti orang-orang yang berbicara tentang pelanggaran dan membantu melindungi orang lain yang mungkin menjadi sasaran."
Menanggapi tuduhan, Bryan Freedman, pengacara Baldoni, Wayfarer Studios, dan semua perwakilannya, merilis sebuah pernyataan kepada The Hollywood Reporter, mengecam klaim Lively.
"Sangat memalukan bahwa Lively dan perwakilannya akan membuat tuduhan yang begitu serius dan salah terhadap Baldoni, Wayfarer Studios, dan perwakilannya, sebagai upaya putus asa lainnya untuk 'memperbaiki' reputasi negatifnya yang diperoleh dari pernyataan dan tindakannya sendiri selama promo untuk film tersebut," kata Freedman.(M-2)
Jacques Leveugle ditangkap setelah keponakannya menemukan USB berisi catatan kejahatan seksual terhadap 89 remaja di berbagai negara.
Jumlah korban dalam kasus dugaan pelecehan yang melibatkan guru di sebuah SMA di kawasan Pasar Rebo lebih dari dua siswi.
Dokumen pengadilan yang baru dibuka mengungkap tuduhan serius terhadap Jes Staley, mantan CEO Barclays. Ia diduga melakukan pelecehan seksual dan kekerasan terhadap korban Jeffrey Epstein.
Departemen Kehakiman AS resmi mengakhiri peninjauan berkas Jeffrey Epstein, namun Kongres tetap melanjutkan penyelidikan. Nama Trump dan Clinton kembali jadi sorotan.
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap kedekatan Peter Mandelson dengan predator seksual Jeffrey Epstein, termasuk percakapan akrab setelah vonis tahun 2008.
Ketegangan terjadi di Oval Office saat Presiden Donald Trump menyerang pribadi jurnalis CNN, Kaitlan Collins, yang mencecarnya soal keadilan bagi korban Jeffrey Epstein.
Ryan Reynolds bela Blake Lively dalam sengketa hukum It Ends With Us. Pesan singkat terungkap, sebut Justin Baldoni penipu predator.
Dokumen pengadilan mengungkap petinggi Sony Pictures sebut karier Blake Lively "berakhir" akibat kontroversi film It Ends With Us.
Dokumen hukum terbaru mengungkap kemarahan Jenny Slate terhadap Justin Baldoni saat syuting It Ends With Us. Slate menyebut suasana syuting "menjijikkan".
Terungkap pesan pribadi Justin Baldoni yang mengeluhkan perilaku Blake Lively di lokasi syuting 'It Ends With Us'. Dari isu adegan intim hingga gugatan ratusan juta dolar.
Blake Lively menuntut Justin Baldoni dan tim produksi It Ends With Us, mengklaim rugi hingga US$161 juta akibat kampanye fitnah yang merusak reputasi dan bisnisnya.
Pengacara Justin Baldoni menjelaskan alasan kliennya tidak melanjutkan gugatan balik senilai US$400 juta terhadap Blake Lively.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved