Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSETERUAN hukum di balik layar film drama romantis It Ends With Us semakin memanas. Dokumen pengadilan yang baru saja dibuka pada Selasa (20/1) mengungkap pesan singkat (SMS) bernada keras dari aktris Jenny Slate yang mengecam sutradara sekaligus lawan mainnya, Justin Baldoni.
Dalam pesan tertanggal Juni 2023 tersebut, Slate secara tegas meminta timnya untuk menjauhkan dirinya dari segala aktivitas promosi bersama Baldoni. Aktris berusia 43 tahun ini memberikan penilaian yang sangat tajam terhadap sosok Baldoni.
"Saya tidak ingin melakukan apa pun dengan Justin, saya tidak ingin membicarakannya, seperti... tidak sama sekali," tulis Slate dalam pesan tersebut. Ia juga menambahkan bahwa proses syuting film tersebut merupakan "pengalaman yang benar-benar menjijikkan dan mengganggu," dan mengeklaim bahwa banyak kru serta pemain lain yang merasakan hal serupa.
Slate tidak menahan diri dalam mengkritik citra yang dibangun Baldoni di depan publik. Dalam salah satu pesan, ia menyebut Baldoni sebagai seorang narsistik dan menudingnya melakukan pencitraan sebagai pendukung hak perempuan.
"Justin benar-benar sekutu palsu dan saya tidak bersedia melakukan apa pun yang mempromosikan citra yang dia bangun sebagai 'feminis pria'... jujur saja, saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan betapa penipunya dia," tulis Slate. Ia bahkan menjuluki sutradara tersebut sebagai "badut terbesar dan narsistik yang paling parah."
Selain pesan singkat, transkrip deposisi Slate tertanggal 26 September juga mengungkap insiden spesifik di lokasi syuting. Baldoni diduga pernah melontarkan komentar tidak pantas mengenai penampilan Slate.
"Saya bisa mengatakan ini karena istri saya ada di sini, tapi kamu terlihat seksi mengenakan pakaian itu," ujar Baldoni kepada Slate sebagaimana tercatat dalam dokumen. Slate menegaskan bahwa komentar tersebut sangat tidak pantas di lingkungan kerja mana pun.
"Komentar itu tentang saya, bukan karakter saya. Itu tidak berguna untuk pekerjaan saya. Itu bukan sesuatu yang saya inginkan," ungkap Slate dalam kesaksiannya. Ia mengaku tidak langsung menegur Baldoni saat itu karena merasa tidak nyaman mengingat Baldoni adalah atasannya.
Sejak gugatan Blake Lively terhadap Baldoni dan Wayfarer Studios mencuat pada akhir 2024, Slate secara konsisten berada di pihak Lively. Ia memuji keberanian sahabatnya tersebut dalam melawan apa yang ia sebut sebagai "serangan terhadap reputasi."
Di sisi lain, pengacara Baldoni, Bryan Freedman, membantah semua tuduhan tersebut. Ia menyatakan bahwa kliennya hanya ingin kebenaran terungkap di pengadilan. "Dia tahu siapa dirinya. Dia tahu apa yang telah dia lakukan dan apa yang tidak dia lakukan," ujar Freedman.
Kasus hukum ini dijadwalkan akan masuk ke persidangan penuh pada Mei 2026 mendatang. (People/Z-2)
Terungkap pesan pribadi Justin Baldoni yang mengeluhkan perilaku Blake Lively di lokasi syuting 'It Ends With Us'. Dari isu adegan intim hingga gugatan ratusan juta dolar.
Blake Lively menuntut Justin Baldoni dan tim produksi It Ends With Us, mengklaim rugi hingga US$161 juta akibat kampanye fitnah yang merusak reputasi dan bisnisnya.
Pengacara Justin Baldoni menjelaskan alasan kliennya tidak melanjutkan gugatan balik senilai US$400 juta terhadap Blake Lively.
Taylor Swift menegaskan tidak pernah menyetujui untuk bersaksi dalam gugatan hukum yang melibatkan Blake Lively dan Justin Baldoni.
Hakim Lewis Liman, Senin (9/6), menolak gugatan balik Justin Baldoni terhadap Blake Lively yang mengklaim sang aktris melakukan pemerasan, pencemaran nama baik, dan tuduhan lainnya.
Terungkap pesan pribadi Justin Baldoni yang mengeluhkan perilaku Blake Lively di lokasi syuting 'It Ends With Us'. Dari isu adegan intim hingga gugatan ratusan juta dolar.
Blake Lively menuntut Justin Baldoni dan tim produksi It Ends With Us, mengklaim rugi hingga US$161 juta akibat kampanye fitnah yang merusak reputasi dan bisnisnya.
Pengacara Justin Baldoni menjelaskan alasan kliennya tidak melanjutkan gugatan balik senilai US$400 juta terhadap Blake Lively.
Taylor Swift menegaskan tidak pernah menyetujui untuk bersaksi dalam gugatan hukum yang melibatkan Blake Lively dan Justin Baldoni.
Hakim Lewis Liman, Senin (9/6), menolak gugatan balik Justin Baldoni terhadap Blake Lively yang mengklaim sang aktris melakukan pemerasan, pencemaran nama baik, dan tuduhan lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved