Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GIRL and Her Bad Mood memberi sebuah kado spesial menjelang akhir tahun dengan dirilisnya maxi single yang terdiri dari dua track yakni Pop Song dan Chani, I Believe.
Dilepas ke semua kanal streaming digital pada 22 November 2024 via Haum Entertainment, ini adalah pertama kalinya band asal Malang ini menjajal format maxi single.
“Kedua single ini punya garis besar tema yang sama yakni percintaan, jadi kami rasa asik nih kalau dirilis secara gabungan gini,” ungkap unit yang akrab disingkat sebagai GAHBM itu.
Dalam Pop Song sebagai single andalan dari rilisan ini, GAHBM bereksperiman menggunakan gitar akustik yang dilapisi layer gitar elektrik.
Lirik yang diciptakan oleh Bima Geraldi juga sangat personal menjadikan lagu ini seolah curahan hati sang penulis yang sedang dilanda cinta.
Tidak meninggalkan ciri khas GAHBM, synth yang atmosferik dengan ritme gitar chorusy yang digabung dengan gitar akustik bisa dinikmati dalam Pop Song.
Chani, I Believe juga tidak kalah romantis dengan lirik yang terinspirasi dari kisah cinta tokoh fiksi dari film Dune yakni Paul Atreides dan Chani.
Paul yang diharuskan mencari jati diri menaruh kepercayaan dan cinta yang besar kepada Chani dan tercetuslah judul Chani, I Believe.
Apabila Pop Song jadi ajang percobaan band ini dengan gitar akustik, single pendampingnya memperlihatkan GAHBM mengeksplorasi tema dan liriknya berdasarkan film.
“Memang bukan pertama kalinya kami terinspirasi film untuk menulis lirik atau bikin lagu, tapi di single ini kami pertama kali secara spesifik menyebutkan referensi yang mencatut nama karakter fiksi tertentu,” ujar GAHBM.
Tembang ini juga menunjukkan karakter sound dreamy a la GAHBM yang sangat khas.
Kedua materi ini ternyata telah mengendap di arsip band yang digawangi oleh Bima Geraldi (gitar/vokal), Daffa Hanafi (gitar), Danang Seloaji (drum), Handy Wandawa (synth), dan Jane Maura (bass/lead vokal) selama hampir satu tahun.
Setelah memutuskan untuk dirilis di tahun ini, hanya butuh waktu 3 minggu bagi mereka merampungkan dan memoles singlenya hingga dilepas ke para pendengar.
Memiliki banyak materi berupa single dan maxi single, serta 1 EP dalam diskografi mereka, keinginan GAHBM yang belum terwujud adalah merilis album penuh.
“Yang jelas target terdekat kami rilis album pertama kami, yang “hilal-nya” akhirnya sudah mulai terlihat, jadi mungkin sedikit lagi akan bisa kita nikmati bareng,” ungkap mereka.
Selain itu, mereka juga mengungkapkan hasrat akan adanya sebuah showcase yang menunjukkan karya mereka selama ini. Namun tentu saja, showcase tersebut akan terlaksana jika album mereka telah rampung dan ada dana untuk mengadakan acara istimewa ini.
Pop Song dan Chani, I Believe sudah bisa dinikmati di berbagai layanan streaming digital favoritmu. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved