Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
COCO Ricco, pendiri Coco Entertainment, spesialis musik pernikahan dan berbagai event terkemuka di Indonesia, merilis single terbaru berjudul Semesta Merayakannya pada 29 November 2024.
Lagu ini akan didistribusikan ke berbagai platform musik digital melalui Sintesa Pro, dan mengangkat tema cinta serta kekuatan alam semesta yang menyatukan dua jiwa.
Semesta Merayakannya menceritakan kisah seorang kekasih yang setia mengatasi segala rintangan dengan keyakinan bahwa alam semesta yang menyatukan mereka akan merayakan cinta mereka di masa depan.
Lagu ini menyuarakan keyakinan bahwa cinta yang dipersatukan oleh alam semesta pada akhirnya akan meraih kebahagiaan dan dirayakan.
Lagu ini diciptakan Udy Brody (Mas Hudi) pada 25 Mei 2024, diaransemen oleh Ucup Kurniawan pada 11 Juni 2024, dan diproduksi oleh STV Record pada 2 Juli 2024.
Semesta Merayakannya menghadirkan perpaduan lirik yang menyentuh dan aransemen yang indah, mencerminkan gaya khas Coco Ricco.
Sejak 2013, Coco Ricco telah membangun reputasi sebagai musisi yang sangat dicari, khususnya dalam industri musik pernikahan. Ia telah bekerja sama dengan beberapa artis Indonesia ternama seperti Judika, Raisa, dan Afgan, menciptakan momen-momen tak terlupakan untuk pasangan pengantin dan para penikmat musik.
“Saya selalu bermimpi untuk menciptakan musik yang bisa menyentuh hati banyak orang, dan Semesta Merayakannya adalah wujud nyata dari visi tersebut,” kata Coco Ricco.
“Lagu ini terinspirasi oleh keajaiban cinta, dan melalui lagu ini, saya berharap bisa membagikan perasaan itu kepada semua orang yang percaya pada kekuatan alam semesta untuk menyatukan dua hati,” lanjutnya
Lirik Semesta Merayakannya menggambarkan perjalanan cinta yang penuh dengan tantangan namun penuh harapan.
Dalam baris pembuka, Coco Ricco menyanyikan: “Izinkan nanti ku ceritakan / Kisah yang sulit tapi sejalan / Kita melaju riang diiringi suara alam.”
Lagu ini menggambarkan cinta yang mengalir seiring dengan alam dan tak terhalang oleh jarak.
Pada bagian refrain, lagu ini menyampaikan esensi utama pesan cinta yang abadi: “Larutkan rindu di pelukan / Tak mampu ku jauh tapi aku bertahan / Semesta yang mempertemukan / Semesta merasakannya / Semesta merayakannya.”
Melalui melodi yang menyentuh dan lirik yang penuh makna, Semesta Merayakannya menjadi anthem cinta yang kuat.
Sebagai seorang musisi yang terus berkembang, Coco Ricco juga bermimpi untuk berkolaborasi dengan para artis top Indonesia yang telah menginspirasi perjalanan musiknya, seperti Judika, Raisa, dan Afgan.
Dengan pengalaman tampil bersama mereka, Coco bertekad untuk menciptakan lebih banyak karya musik luar biasa yang bisa menghubungkan pendengarnya pada tingkat yang lebih dalam.
Semesta Merayakannya sudah tersedia untuk streaming dan unduh di semua platform digital mulai 29 November 2024. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved