Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PROSES syuting film Tulang Belulang Tulang mengalami sejumlah tantangan. Tantangan itu muncul karena konsep rostrip yang diusung film itu.
Film Tulang Belulang Tulang mengangkat sebuah tradisi di daerah Batak, yaitu Mangokal Holi (memindahkan tulang belulang leluhur) dan akan ditayangkan pada 26 September 2024 mendatang.
Selain mengangkat tema budaya, film ini juga menerapkan konsep komedi road trip keluarga asal Batak. Keluarga ini melakukan perjalanan dari Bandung menuju kampung Toba untuk membawa tulang belulang Tulang Tua (kakek).
Baca juga : Tulang Belulang Tulang Film Perdana dari Program Indonesiana Film yang akan Tayang di Bioskop
Dalam perjalanan, tulang belulang tersebut hilang. Mereka pun panik dan mulai mencarinya dengan sebuah mobil.
Dalam pencarian itu mereka mengalami banyak tantangan, mulai dari menyusuri hutan, jalan di pegunungan serta dirampok. Sementara keluarga yang ada di kampung sudah menggelar pesta besar-besaran untuk menyambut tulang belulang Tulang Tua untuk dikuburkan.
Sutradara Sammaria Simanjuntak menjelaskan konsep road trip yang ada dalam film sebenarnya mengalami tantangan tersendiri selama proses syuting.
Baca juga : Dienan Silmy Ingin Kenalkan Cerita-Cerita Lokal ke Generasi Muda
“Karena road trip itu semuanya tantangan ya. Inikan bawa rombongan, kalau kita syuting di luar itu kan tergantung matahari, kita itu semua menghamba pada matahari, kita nggak bisa ngatur-ngatur,” ungkap Sammaria saat konferensi pers film Tulang Belulang Tulang di CGV Grand Indonesia, Kamis (19/9).
Ia menambahkan lokasi syuting di Danau Toba yang dingin juga membuat mereka kaget.
“Apalagi Danau Toba itu danau vulkanik terbesar di dunia. Waktu dia meledak, 60% bumi musnah gitu dan kita musim dingin 6 tahun, jadi itu benar-benar secara frekuensi (tingkat dingin) juga sangat luar biasa gitu. Jadi vibenya itu sudah luar biasa,” lanjutnya.
Sammaria juga mengatakan mereka sangat bersyukur bisa syuting di danau Toba, meskipun drone yang dipakai beberapa kali jatuh dan ada nuansa mistis di danau tersebut. (Z-1)
Sambil menunggu bedug magrib, tayangan komedi dan petualangan ringan adalah pilihan terbaik untuk menghabiskan waktu, baik sendiri maupun bareng keluarga.
OJK denda influencer saham Rp5,35 miliar atas manipulasi harga lewat media sosial. Tiga pihak lain disanksi dalam kasus IMPC.
Bagi Bad Bunny, peran di film Porto Rico merupakan lompatan besar setelah sebelumnya hanya tampil sebagai pemeran pendukung dalam film Bullet Train dan Caught Stealing.
Selama Berlinale, yang berlangsung dari 13 hingga 22 Februari 2026, film Ghost In The Cell dijadwalkan naik layar sebanyak empat kali.
Na Willa bukan sekadar tontonan, melainkan undangan untuk merasakan kembali dunia yang dibangun dengan keberanian anak-anak.
Messi Gusti mengungkapkan perbedaan signifikan saat syuting menggunakan teknologi extended reality (XR) dibandingkan dengan metode motion capture biasa di film Pelangi di Mars.
Produser dan sutradara kompak menyebut telah menyiapkan universe untuk Pelangi di Mars, baik itu berupa sekuel, prekuel ataupun spin-off.
Surat Untuk Masa Mudaku menyoroti perjalanan hidup karakter bernama Kefas, yang diperankan oleh Millo Taslim pada masa muda dan Fendy Chow saat beranjak dewasa.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Sutradara Fajar Martha Santosa ingin memastikan penonton Film Sebelum Dijemput Nenek dapat sepenuhnya tenggelam dalam narasi film tanpa terdistraksi oleh elemen musik vokal.
Film Penerbangan Terakhir menyoroti bagaimana laki-laki sering kali merasa aman di ranah publik saat terlibat hubungan terlarang
Film Suka Duka Tawa mengikuti perjalanan hidup seorang komika muda bernama Tawa yang diperankan oleh Rachel Amanda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved