Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PENAMPILAN penyanyi jazz Diana Krall dalam konser tunggalnya bertajuk Diana Krall Live in Jakarta 2024 di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Sabtu (4/5), menghadirkan nuansa nostalgia berkat suguhan sejumlah lagu dari penyanyi jazz legendaris mulai dari Nat King Cole hingga Frank Sinatra.
Setelah membuka konser dengan lagu Almost Like Being in Love dan All or Nothing at All, Krall menyanyikan I've Got You Under My Skin, yang merupakan salah satu lagu andalan Frank Sinatra.
Penampilannya kemudian dilanjutkan dengan tembang Why Not Take All of Me, yang dipopulerkan Billie Holiday.
Baca juga : Diana Krall akan Konser di Jakarta pada 4 Mei
Setelahnya, sejumlah lagu jazz legendaris disuguhkan penyanyi asal Kanada itu dengan iringan permainan piano yang dimainkan dengan apik oleh jari jemarinya.
Dalam beberapa lagu, Krall menunjukkan kebolehannya bermain piano secara solo. Tidak ketinggalan, personel band pengiringnya juga unjuk gigi menyuguhkan permainan solo bass dan drum yang sukses menghipnotis penonton.
Beberapa lagu penyanyi jazz legendaris yang dibawakan Krall pada konsernya kali ini antara lain Just You, Just Me dari Nat King Cole, Jockey Full of Bourbon dari Tom Waits, Day In, Day Out dari Billie Holiday, Let's Face the Music and Dance dari Irving Berlin, Night & Day dari Cole Porter, hingga lagu ikonik Frank Sinatra Fly Me to the Moon.
Baca juga : Sensasional, Oslo Ibrahim dan Rizky Febian Meriahkan BNI Java Jazz On The Move
Tidak hanya sebatas lagu-lagu dari penyanyi jazz, Krall juga membawakan cover lagu dari penyanyi folk ternama yakni Queen Jane Approximately, yang dipopulerkan Bob Dylan, dan Mr. Soul yang dipopulerkan Neil Young. Tentunya kedua lagu tersebut dikemas dengan aransemen musik jazz yang tetap nikmat didengar.
Sebelum membawakan lagu-lagu legendaris tersebut, dalam beberapa kesempatan, Krall memperkenalkan para penulisnya kepada penonton dimana dia mengaku mereka merupakan musisi yang dikaguminya.
Tidak hanya menyuguhkan cover lagu-lagu populer dari penyanyi legendaris, saat pertunjukan Krall juga menyanyikan sejumlah lagu pilihan dari album-albumnya sendiri di antaranya The Girl in The Other Room, The Look of Love, Love Letters, I Was Doing Alright, dan East of the Sun, yang dipersembahkan untuk menghibur penggemarnya. (Ant/Z-1)
Dirilis tepat pada 13 Februari 2026, EP Left Me Lost dari Reconcile hadir sebagai narasi sunyi yang mengeksplorasi kedalaman rasa kehilangan dan kebingungan personal.
Lagu PadaMu Kubersujud dari Melisa Darusman lahir dari tempat yang paling sunyi dalam diri, sebuah ruang tempat manusia tidak lagi memiliki kata-kata, dan yang tersisa hanyalah kepasrahan.
Inspirasi lagu 1000x berangkat dari keresahan Ghea Indrawari terhadap fenomena sosial yang ia amati belakangan ini.
Sebagian warganet menilai judul dan lirik lagu Cita-citaku (Ga Jadi Polisi) dari Gandhi Sehat mengandung unsur kritik atau sindiran terhadap institusi tertentu.
Sony menghadirkan LinkBuds Clip dengan desain terbuka dan WF-1000XM6 dengan peredam kebisingan canggih. Dua earbud untuk pengalaman audio berbeda.
Onadio Leonardo mengungkapkan bahwa proses kreatif lagu terbaru Killing Me Inside Re:union lahir dari ruang sempit masa-masa sulitnya.
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Konser ini bagian rangkaian Gems World Tour 2026 yang menyambangi 21 kota dunia sebelum ditutup di Amsterdam, Belanda.
Di tengah konser Mayhem Ball di Tokyo, Lady Gaga sampaikan pidato emosional mengecam tindakan ICE terhadap imigran di Amerika Serikat dan menyerukan perdamaian.
Selama lebih dari tiga dekade berkiprah, Papa Roach dikenal sebagai band yang mampu mempertahankan relevansinya di tengah perubahan tren musik global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved