Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN 2020, Pangeran Harry dan Meghan Markle membuat keputusan kontroversial untuk mengundurkan diri dari peran senior dalam keluarga kerajaan dan menemukan kedamaian baru di California.
Namun, dalam sebuah wawancara dengan Good Morning America, Pangeran Harry mengungkapkan kompleksitas perasaannya terhadap kehidupan di Amerika Serikat dan identitasnya yang belum sepenuhnya terdefinisikan sebagai bagian dari Amerika.
"Sangat menakjubkan, saya menikmati setiap hari," kata Pangeran Harry, mencerminkan kegembiraannya atas kehidupan baru di negara bagian asal Meghan.
Baca juga : Warga Ukraina Dipaksa Pindah Kewarganegaraan Rusia
Pertanyaan tentang apakah dia merasa seperti orang Amerika membuatnya tertawa.
"Um, tidak. Saya tidak tahu bagaimana perasaan saya," ungkapnya dengan jujur.
Pangeran Harry mengakui telah mempertimbangkan menjadi warga negara Amerika Serikat. Namun, itu bukanlah prioritas utama untuk waktu dekat. Saat ini ia akan fokus pada persiapan untuk Invictus Games Winter Training Camp.
Baca juga : Pemberian Visa AS untuk Pangeran Harry Digugat
“Saya di sini berdiri di samping ini bersama orang-orang ini dan kewarganegaraan Amerika adalah pemikiran yang terlintas di benak saya tetapi tentu saja bukan sesuatu yang merupakan sebuah prioritas utama bagiku saat ini,” papar mantan anggota kerajaan itu
Selain itu, Meghan juga membagikan pengalaman saat mencoba menjadi warga negara Britania Raya setelah mereka bertunangan. Dia menjelaskan betapa sulitnya ujian kewarganegaraan Inggris, memberikan wawasan tentang tantangan yang dihadapi oleh mereka yang mencoba memperoleh kewarganegaraan di negara baru.
Seperti diketahui, ujian kewarganegaraan Inggris itu hanya diberi waktu 45 menit untuk menjawab 24 pertanyaan tentang adat dan tradisi Inggris. Merasakan sulitnya mendapat kewarganegaraan Inggris, maka dari itu, Pangeran Harry masih menimbang apakah akan pindah kewarganegaraan atau tetap menjadi bagian dari negara Inggris.
Baca juga : Rumah Pangeran Harry dan Meghan Markle Terendam Banjir
Namun, meskipun terlibat dalam kehidupan barunya di Amerika, Pangeran Harry tetap dekat dengan keluarganya di Inggris. Ketika berita tentang diagnosis kanker ayahnya, Raja Charles terungkap, Pangeran Harry segera terbang kembali ke Inggris untuk mendukungnya.
"Saya mencintai keluarga saya," katanya.
"Saya bersyukur bisa menghabiskan waktu bersama ayah saya dalam situasi ini," lanjut Pangeran Harry.
Baca juga : Pangeran Harry dan Meghan Kunjungi Monumen 9/11
Melalui pernyataan dan tindakannya, Pangeran Harry terus menunjukkan komitmennya terhadap keluarga dan juga menjelajahi peran barunya dalam kehidupan di luar Kerajaan Inggris. (People/Z-3)
Putra Donald Trump adalah salah satu investor di tambang 'unsur tanah jarang' pertama di pulau Arktik tersebut.
Tiga uskup agung Katolik AS mengatakan bahwa landasan moral untuk tindakan Amerika di dunia dipertanyakan akibat penggunaan atau ancaman kekuatan militer kembali.
ANCAMAN Donald Trump pada Sabtu (17/1) untuk mengenakan tarif pada delapan negara Eropa kecuali mereka mendukung rencananya untuk membeli Greenland mengejutkan banyak orang.
ANCAMAN perdagangan Trump terhadap pemerintah Eropa terkait Greenland meningkatkan kemungkinan bahwa pemerintah Eropa akan mengurangi kepemilikan aset AS mereka.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RIBUAN warga Israel menyerbu Kedutaan Besar Portugal di Tel Aviv pada Sabtu (29/11) lalu. Mereka berbondong-bondong mendapatkan kewarganegaraan Portugal.
Sejumlah tokoh Partai Republik di Washington, termasuk sekutu dekat Donald Trump berusaha mencabut kewarganegaraan Wali Kota New York terpilih Zohran Mamdani.
Namun bagi sebagian warga di pinggiran kehidupan sosial Indonesia, kewarganegaraan bukanlah hak yang otomatis didapat sejak lahir.
Santer kabar Jurist sudah beberapa kali pindah negara setelah dinyatakan sebagai buronan Kejagung.
Pemerintahan Trump membuka kemungkinan mencabut kewarganegaran calon Wali Kota New York Zohran Mamdani, karena mendukuk Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved