Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pemeran di film Petualangan Anak Penangkap Hantu mengaku tidak mengalami rasa takut selama menjalani syuting film besutan sutradara Jose Poernomo itu, yang salah satunya berlokasi di Desa Penari, Banyuwangi, Jawa Timur.
Hal itu salah satunya diungkapkan aktor cilik Muhammad Adhiyat, yang berperan sebagai Zidan, anggota kelompok Anak Penangkap Hantu (APH).
"Selama proses syuting, aku enggak ada takut sama sekali. Mungkin karena enviroment syutingnya juga," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (12/1).
Baca juga: Ini Cara Ardhito Pramono Atur Work-Life Balance
Hal senada diungkapkan Giselle Tambunan, pemeran tokoh Chacha, yang juga anggota APH.
Giselle menjadikan syuting layaknya bermain, terlebih dilakukan bersama dua rekannya, termasuk Muzakki Ramdhan, yang berperan sebagai Rafi.
"Kami syutingnya juga dibawa have fun. Syuting itu kayak berasa main, apalagi ada Ahdiyat sama Muzakki, jadi selama di lokasi tidak ada takut-takutnya," ujar Giselle.
Baca juga: Falcon Pictures Rilis Poster Film Pasutri Gaje
Di sisi lain, Muzakki menjadikan syuting film Petualangan Anak Penangkap Hantu sebagai ajang menaklukkan rasa takut. Bukannya pada hantu, melainkan pada ketinggian.
Dalam satu adegan film, dia, bersama Ahdiyat dan Giselle, diharuskan memanjat tebing cukup tinggi tanpa bantuan pemeran pengganti.
"Aku kaget sih karena enggak pernah manjat tebing, terus cukup takut sama ketinggian. Pas ditawarin, balik lagi dengan message-nya taklukan rasa takut, di sini Muzaki Ramdan menaklukan rasa takut," ujar Muzakki.
Senada dengan Giselle, dia mengatakan candaan mewarnai proses syuting dan ini membantunya mengenyahkan perasaan takut.
Petualangan Anak Penangkap Hantu mengisahkan tiga anak dalam kelompok Anak Penangkap Hantu yang dimintai tolong seorang mahasiswi bernama Gita (diperankan Adinda Thomas) untuk memecahkan masalah teror penunggu hutan di desanya.
Saat hendak menyelidiki, ketiganya bersama Bang Dul, (diperankan Andy Boim) mulai mendapat gangguan-ganguan supranatural yang tidak dapat mereka jelaskan.
Berbicara upaya mendalami karakter, Giselle mengatakan dia dan kedua rekannya mendapatkan referensi film untuk ditonton sebelum syuting.
"Karena kami juga sudah dekat, kalau mau bercanda bebas, jadi selama pendalaman karakter dibantu sama lain. Jadi enggak ada kesulitan, kami saling bantu. Jadi selama pendalaman karakter seru banget," kata dia.
Film Petualangan Anak Penangkap Hantu, yang juga dibintangi Sujiwo Tejo (sebagai Wak Bomoh), Nugie (sebagai ayah Gita), Agus Wibowo (sebagai Pak Tajir), Arry Febrian (sebagai Pak Kades), dan Verdi Solaiman (sebagai Pak Cho) rencananya akan tayang di bioskop mulai 18 Januari 2024. (Ant/Z-1)
Sebelum memutuskan untuk berkonsultasi dengan ahli, Audy Item sempat mencoba berbagai metode diet dan olahraga berdasarkan informasi dari internet maupun rekomendasi teman.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Setelah sebelumnya sukses mengarahkan serial Pertaruhan, Sidharta Tata menyebut film Ikatan Darah sebagai ambisi lama yang akhirnya mendapatkan momentum untuk diwujudkan.
Berbeda dari tema film keluarga lainnya, Rapi Film menghadirkan Tunggu Aku Sukses Nanti yang membawa tema besar pada kumpul keluarga saat Lebaran.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan latar penjara di film Ghost in the Cell bukan sekadar untuk membangun suasana seram, melainkan sebagai metafora kondisi masyarakat.
Produser dan sutradara kompak menyebut telah menyiapkan universe untuk Pelangi di Mars, baik itu berupa sekuel, prekuel ataupun spin-off.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved