Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
LAURA Basuki dan Chicco Kurniawan berharap dapat memberikan kepercayaan lebih besar terhadap khalayak penikmat film Tanah Air sesuai peran baru yang mereka emban sebagai Duta Festival Film Indonesia (FFI) 2023 untuk memajukan industri perfilman lokal.
"Aku sebagai Duta punya misi sendiri, rasanya ingin bikin banyak orang percaya sama film Indonesia karena banyak banget kultur tentang Indonesia yang aku sendiri bahkan nggak tahu dan sangat menarik untuk ditonton," jelas Chicco, dikutip Jumat (28/7).
Chicco lantas mengungkapkan, saat ini, banyak sekali ladang bisnis industri film lokal yang dapat digarap sehingga menghadirkan karya-karya berkualitas yang sayang untuk dilewatkan.
Baca juga: Slamet Rahardjo Terkejut Masih Dapat Piala Citra
"Banyak banget film yang diproduksi tahun ini. Rasanya sayang kalau nggak ditonton, sementara kita semua sudah mau memajukan dan meningkatkan kualitas perfilman Indonesia. Jadi, coba ditonton dulu, ya," ajak aktor kelahiran 16 Mei 1994 tersebut.

Instagram @chiccokurniawan--Chicco Kurniawan
Senada dengan Chicco, Laura Basuki menilai, selama satu dekade terakhir, bermunculan banyak sekali sutradara baru yang hebat dengan ide-ide cemerlang. Sebelum pandemi, dirinya mencermati genre film-film lokal masih kurang bervariasi alias begitu-begitu saja.
"Setelah pandemi, banyak skrip yang bagus banget terutama tiga tahun belakangan ini. Jadi, aku melihat hal ini sangat menjanjikan untuk dunia film kita ke depan," terangnya.
Baca juga: Nana, Film Terbaik FFI 2022
Selain Laura dan Chicco, tiga nama lain yang ditunjuk Komite FFI sebagai Duta FFI 2023 adalah seniman peran Christine Hakim, Putri Marino, dan Lukman Sardi. Kelima nama tersebut 'diikat' dalam sebuah tema yaitu CITRA sesuai dengan torehan Piala Citra yang telah mereka catatkan dalam industri layar lebar Tanah Air.
Lebih lanjut, baik Laura maupun Chicco, kemudian berkisah seputar awal penunjukan diri mereka sebagai Duta FFI 2023 yang melibatkan Ketua Komite Festival Film Indonesia (FFI) periode 2021-2023 yaitu aktor Reza Rahadian.
Awalnya, Laura merasa bingung merepresentasikan sebuah hal yang besar seperti FFI kepada khalayak. Apalagi, ia mengaku sebagai sosok yang tidak terlalu suka berada di depan layar untuk menjelaskan informasi mendetail tentang sesuatu hal.
"Beda dengan film ya karena film kan aku menjadi seseorang yang lain, sedangkan menjadi Duta FFI kan aku harus merepresentasikan satu hal yang besar. Jadi, ketika dihubungi Reza, aku bilang cari kandidat lain saja, masih banyak yang lebih oke. Tetapi Reza lalu bilang, 'Ini tahun terakhir aku.' Maka, aku langsung jawab, 'Oke siap!', kata aktris yang meraih Piala Citra lewat film Susi Susanti: Love All dan 3 Hati, Dua Dunia, Satu Cinta itu seraya tertawa.
Sama seperti Laura, aktor Chicco Kurniawan, yang meraih Piala Citra 2021 untuk Pemeran Utama Pria Terbaik lewat peran sebagai Amin di film Penyalin Cahaya, juga merasa ingin membantu dan menutup periode tahun kepemimpinan Reza Rahadian dengan baik ketika dirinya dihubungi via telepon untuk menjadi Duta FFI 2023.
"Waktu ditelpon, aku bilang, 'Kak, tapi maaf, mulutku kadang tidak berpendidikan, gimana misalnya di publik nanti?' Karena ini Citra, jadi yang ditampilkan nanti ya diri sendiri saja, sebagai aktor punya pandangan apa terhadap FFI. Aku bilang ya sudah, nanti aku PR Training dulu deh, ya," seloroh Chicco sambil tertawa. (Ant/Z-1)
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Kehadiran hantu-hantu senior tersebut di film Sebelum Dijemput Nenek berfungsi untuk melengkapi teror yang ditebar oleh antagonis utama, Mbah Marsiyem.
Lebih dari 90 persen anggota Netflix di Indonesia menonton konten Indonesia pada 2025, dan 35 tayangan Indonesia berhasil masuk dalam daftar Top 10 Global Netflix.
The Bluff membawa penonton ke Kepulauan Cayman, sebuah wilayah yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Di sinilah kisah Ercell "Bloody Mary" Bodden dimulai.
Bagi para pemirsa di Rusia, sinema Indonesia masih eksotis, meskipun film-film dari negara ini kerap hadir di festival film internasional dan memenangkan penghargaan.
Ario Bayu menghadapi tantangan baru dalam perannya sebagai Darta di film Samsara, sebuah proyek sinema yang memadukan seni tari, musik, dan sinema berkualitas tinggi.
Terdapat 30 film cerita panjang lolos seleksi, termasuk Agak Laen dan Ipar Adalah Maut.
Dian mengatakan sudah seharusnya banyak masyarakat dari lapisan manapun bisa tahu bahkan terlibat di dunia sinema Indonesia
DUTA FFI 2024, Bryan Domani hadir dalam rangkaian Festival Film Indonesia (FFI) 2024 melalui program FFI Goes to Campus bersama Universitas Nusa Cendana, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT)
Kelima Duta FFI itu akan memperkenalkan dan menggaungkan tema FFI 2024, yakni Merandai Cakrawala Sinema Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved