Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI aktris yang juga menggeluti usaha di bidang fesyen, Dewi Sandra membagikan tips belanja daring produk fesyen agar tidak salah pilih. Pasalnya, meski belanja daring terus menjadi tren, tidak sedikit orang yang masih kesulitan dalam memilih produk.
Menurut Dewi, hal yang harus diperhatikan adalah kualitas bahan dari produk yang dijual, serta pastikan untuk selalu membaca deskripsi produk.
"Perhatikan kualitas dari bahannya, karena ini pasti tercantum kan. Cari informasi mengenai kualitas bahan sebanyak mungkin," kata Dewi, dikutip Selasa (6/9).
Baca juga: Simak, Ini Tips Menjaga Loyalitas Pelanggan Bila Berjualan Via Media Sosial
Tips berikutnya, lanjut Dewi, adalah kenali material yang paling disukai. Menurut dia, ada banyak sekali bahan yang tersedia dan tidak semua bahan cocok untuk Anda.
"Kita juga harus tahu mana yang cocok untuk kita. Bahan kan banyak banget, nah favoritnya yang mana," ujar Dewi.
"Boleh juga kita coba untuk sesekali berani pakai bahan lain karena dari situ akan tahu. Misalnya. kemarin, aku merasa enggak cocok pakai knitwear (pakaian rajut), tapi pas dipakai eh ternyata enak juga. Tapi, tetap kembali lagi ke bahan dan kualitas produk," sambungnya.
Selanjutnya, pilih warna yang sesuai dengan karakter. Hal ini akan meningkatkan rasa percaya diri ketika Anda memakai pakaian tersebut.
Terakhir, selalu baca ulasan produk dari pembeli sebelumnya. Menurut Dewi, hal itu sangat penting sebab ulasan dari pembeli biasanya selalu jujur.
"Biasanya mereka akan selalu mengatakan kebenarannya. 'Aduh ini emang enak bangat, adem banget, cocok banget', berarti produknya memang the best. Mereka biasanya akan jujur apalagi kalau emak-emak yang belanja, pasti paling jujur dengan komentarnya," tutup Dewi. (Ant/OL-1)
Jika biasanya trafik memuncak saat jam kerja atau waktu santai di rumah, di bulan Ramadan, lonjakan utama justru terjadi saat dini hari.
Data Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI menunjukkan tren peningkatan pengaduan serta lonjakan kerugian finansial konsumen dari tahun ke tahun.
Label pengiriman yang menempel di paket berisi informasi pribadi seperti nama, nomor telepon, dan alamat lengkap. Jika dibuang tanpa dihapus, data ini berisiko disalahgunakan.
Lebih dari 58% pengguna TikTok menggunakan platform tersebut untuk mencari ide produk, dan 71% di antaranya membeli produk yang muncul melalui feed mereka.
Modus penipuan yang membuat konsumen membayar paket yang tidak pernah mereka pesan ini semakin sering terjadi dan telah memakan banyak korban.
Selama 2024, teknologi anti-phishing Kaspersky mendeteksi lebih dari 8 juta upaya phishing yang menargetkan pengguna Indonesia.
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Secara medis, perut kembung disebabkan oleh penumpukan gas di saluran pencernaan.
Di tengah antusiasme menjalankan ibadah puasa, masyarakat diingatkan untuk tetap memperhatikan pola makan, khususnya dalam mengonsumsi asupan manis saat berbuka.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Mahasiswa tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved