Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
TREN belanja daring menjadi salah satu yang mencuat di era digital. Model belanja daring pun semakin fleksibel dengan adanya platform e-commerce dan media sosial.
Meski demikian, banyaknya platform dan pelaku usaha di internet, memunculkan isu loyalitas pelanggan. Hal itu karena banyaknya barang sejenis yang dijual dan konsumen lebih mudah untuk berpindah haluan, terutama terkait dengan harga.
Podcaster dan Co-Founder Paberik Soeara Rakjat, Rizki Nugroho mengungkapkan, ada enam tips menjaga loyalitas pelanggan. Pertama, memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi. Kedua, jaga hubungan baik dengan konsumen. Ketiga, rencanakan pembuatan konten. Keempat, ciptakan konten yang otentik dan menarik.
"Kelima, jaga kualitas konten, produk dan layanan. Terakhir, selalu baca data untuk melakukan evaluasi kinerja," papar Rizki dalam webinar bertajuk Tips Digital: Membangun Loyalitas Pelanggan Via Media Sosial yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.
Konsultan Bisnis dan Praktisi Literasi Digital, Syarif Maulana menyebutkan, ada tiga etika dalam menjaga loyalitas pelanggan via media sosial. Pertama, hindari kalimat kalimat yang mengandung unsur negatif. Kedua, selalu jujur dalam memberikan informasi kepada pelanggan.
Terakhir, tanggung jawab dan konsekuen terhadap janji yang sudah diberikan kepada konsumen", jelas Syarif Maulana.
Baca juga : Tiktok Makin Digemari Untuk Kembangkan Bisnis, Ini Tips Manfaatkan Tiktok Ads
Ketua Program Studi Perdagangan Internasional Politeknik APP Jakarta dan Praktisi Literasi Digital, Bayu Sutjiatmo mengungkapkan, tiga tips aman bermedia sosial. Pertama, jangan mudah percaya dengan akun akun yang tidak resmi atau tidak bercentang biru. Kedua, tidak memberikan informasi pribadi kepada media sosial.
"Dan terakhir, aktifkan fitur keamanan seperti password dan pergunakan pengamanan berjenjang”, ujar Bayu Sutjiatmo.
Webinar itu merupakan bagian dari program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi Kemenkominfo pada 2021 untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia.
Berdasarkan survei Nasional Kemenenkominfo dan Katadata pada 2021, tingkat literasi digital masyarakat Indonesia berada pada angka 3,49 dari skala 5 atau masih kategori sedang belum mencapai kategori baik.
Program Cakap Digital yang fokus pada 4 pilar digital, yaitu Kecakapan Digital, Etika Digital, Keamanan Digital, dan Budaya Digital pun diluncurkan dan menargetkan peringkat literasi divital Indonesia meningkat.
"Pada tahun 2022 akan diberikan pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta masyarakat. Kinerja literasi digital pun mulai menunjukkan peningkatan dari segi kualitas. Peluang kecakapan digital tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal, mengingat kita memiliki potensi sumber daya manusia yang besar”, ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate. (RO/OL-7)
Anak di bawah usia 16 tahun tetap dapat berkarya di media sosial, namun sebaiknya menggunakan akun milik orang tua, bukan akun pribadi.
Perlindungan ruang digital memerlukan langkah komprehensif yang mencakup edukasi publik dan penguatan kapasitas pengguna dalam memahami risiko siber.
Dibandingkan menerapkan pelarangan akses secara total, YouTube memilih pendekatan fitur perlindungan yang terintegrasi dan berbasis usia.
Pendekatan yang terlalu keras atau sepihak untuk membatasi penggunaan medsos justru berisiko membuat anak memberontak.
Paparan media sosial yang terlalu dini berisiko mengganggu regulasi emosi, pembentukan identitas diri, hingga menurunkan kualitas interaksi sosial nyata.
Pembatasan yang tepat, bukan larangan total, dapat mengurangi risiko overstimulasi akibat konten instan, kecemasan sosial karena sering membandingkan diri serta paparan bahaya.
PIMPINAN Pusat Gerakan Pemuda Ansor menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Peraturan Pemerintah (PP) Tunas yang digagas oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Perlindungan ruang digital memerlukan langkah komprehensif yang mencakup edukasi publik dan penguatan kapasitas pengguna dalam memahami risiko siber.
Kemendikdasmen dorong 7 Kebiasaan Hebat seiring pembatasan medsos anak di bawah 16 tahun melalui PP Tunas untuk tekan dampak negatif ruang digital.
Kemenag memperkuat literasi digital bagi siswa dan santri sebagai bagian dari implementasi PP TUNAS untuk perlindungan anak di ruang digital.
Media8 Pictures rilis Petualangan Dinos 2, film AI pertama di Teater Keong Mas. Kisah petualangan lintas waktu Ferry dan bayi T-Rex yang siap menghibur keluarga.
Diskominfo Batam juga terus mendorong peningkatan literasi digital bagi para orangtua agar dapat membimbing anak menggunakan internet secara bijak dan bertanggung jawab.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved