Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Jangan Buang Sembarangan Resi dan Kemasan Paket, Lindungi Data Diri Anda dan Lingkungan

Basuki Eka Purnama
07/11/2025 09:43
Jangan Buang Sembarangan Resi dan Kemasan Paket, Lindungi Data Diri Anda dan Lingkungan
Ilustrasi(Freepik)

LONJAKAN aktivitas belanja online di Indonesia membuat volume pengiriman paket meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, di balik kemudahan transaksi digital dan layanan antar yang semakin cepat, masih banyak masyarakat yang belum menyadari risiko baru yang muncul: kebocoran data pribadi dan meningkatnya limbah kemasan.

Karenanya, masyarakat diajak agar lebih bijak dalam mengelola kemasan dan resi paket. 

"Label pengiriman yang menempel di paket berisi informasi pribadi seperti nama, nomor telepon, dan alamat lengkap. Jika dibuang tanpa dihapus, data ini berisiko disalahgunakan," ujar Direktur Utama Tiki Yulina Hastuti

"Di sisi lain, meningkatnya volume pengiriman juga berarti meningkatnya limbah kemasan. Karena itu, edukasi kepada konsumen menjadi penting agar keamanan data dan kelestarian lingkungan bisa berjalan seimbang," lanjutnya..

Sebagai bagian dari edukasi publik, TIKI membagikan beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan oleh masyarakat untuk membangun kebiasaan smart shipping habit, kebiasaan cerdas dalam menerima dan mengelola paket:

1. Hapus atau robek bagian resi yang memuat nama, alamat, dan nomor telepon sebelum membuang kemasan.

Resi atau label pengiriman adalah sumber informasi pribadi yang sering kali diabaikan. Dengan menghapus atau merobek bagian ini, konsumen dapat mencegah potensi penyalahgunaan data oleh pihak tidak bertanggung jawab.

2. Gunakan kembali kemasan bekas dan dukung penggunaan kemasan ramah lingkungan.

Banyak kemasan seperti kardus, bubble wrap, atau paper wrap masih bisa digunakan kembali jika kondisinya baik. Pastikan label lama sudah dilepas atau ditutup dengan lakban baru sebelum digunakan.

3. Pisahkan limbah kemasan dan kirim ke tempat daur ulang.

Kardus, plastik, dan pita perekat memiliki cara penanganan yang berbeda agar dapat didaur ulang dengan benar. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya