Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SELEBRITAS Tya Ariestya membagikan kiat menjaga berat badan ideal usai melakukan diet menurunkan berat badan.
"Sekarang aku tinggal maintain saja. Ini sudah dua tahun setelah melakukan diet, alhamdulillah berat badan masih terjaga, sudah enggak craving juga," kata Tya ditemui di Jakarta, Selasa (28/6).
Tya mengatakan meski saat ini dia tidak membatasi jenis makanan yang ia konsumsi, ia tetap menghitung jumlah asupan kalori harian dia.
"Sekarang sih makan apa saja, tapi aku tetap memperhatikan apa yang masuk dan apa yang keluar sehingga tahu berapa yang mesti di-burn," kata ibu dua anak tersebut.
Baca juga: Tya Ariestya Pilih Andalkan Informasi Dokter Saat Anak Sakit
Mantan atlet taekwondo itu mengatakan dia juga rajin berolahraga. "Kini aku bisa olahraga berat."
Tya Ariestya sebelumnya telah melakukan diet ketat selama 12 bulan sehingga berhasil menurunkan berat tubuh hingga 26 kilogram.
Dia mengatakan kunci keberhasilannya dalam menurunkan berat badan adalah konsistensi.
"Menurutku apapun diet yang dilakukan pasti berhasil asal disiplin dan disertai niat kuat dan konsisten. Tujuan diet itu untuk sehat, enggak musti turunin berat badan. Seperti aku ini kan ada kolesterol dan asam urat, jadi gimana caranya atur pola makan supaya lebih baik," jelasnya.
Tya juga mengingatkan jika melakukan diet agar berkonsultasi kepada pakar nutrisi.
"Diet itu personal jadi sebaiknya konsultasi ke dokter," pungkasnya. (Ant/OL-1)
Selama berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama. Hal ini bisa menyebabkan bau mulut.
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Secara medis, perut kembung disebabkan oleh penumpukan gas di saluran pencernaan.
Di tengah antusiasme menjalankan ibadah puasa, masyarakat diingatkan untuk tetap memperhatikan pola makan, khususnya dalam mengonsumsi asupan manis saat berbuka.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Ingin berat badan tetap ideal saat puasa? Simak tips menjaga berat badan stabil selama Ramadhan 2026 dari ahli medis agar tidak kalap saat berbuka
Sebagai patokan sederhana, penurunan berat badan yang ideal berkisar antara 0,5–1 kg per minggu, atau tidak lebih dari 4 kg selama satu bulan penuh.
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Orang yang berolahraga lebih banyak membakar kalori ekstra, tetapi mereka tidak kehilangan berat badan sebanyak yang diharapkan berdasarkan jumlah kalori yang terbakar.
Diet karnivora tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip dasar gizi seimbang dan tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum.
Setiap orang memiliki respons metabolisme yang berbeda yang dapat dipengaruhi oleh hormon, kebiasaan makan, hingga kondisi kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved